Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pemkot Surabaya Revitalisasi 16 Pasar, Pasar Tumpah Ditarget Hilang Akhir 2026

Dimas Mahendra • Selasa, 14 Juli 2026 | 11:59 WIB
Rp20 Miliar Digelontorkan, Pemkot Surabaya Sulap 16 Pasar Rakyat Jadi Lebih Modern. (Dimas Mahendra)
Rp20 Miliar Digelontorkan, Pemkot Surabaya Sulap 16 Pasar Rakyat Jadi Lebih Modern. (Dimas Mahendra)

RADAR SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat revitalisasi pasar rakyat sebagai upaya meningkatkan daya saing pasar tradisional.

Sebanyak 16 pasar direvitalisasi secara bertahap hingga akhir 2026 dengan anggaran sekitar Rp20 miliar.

Program revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga mengatasi persoalan pasar tumpah,

menambah kapasitas stan pedagang, serta menghadirkan pasar yang lebih bersih, nyaman, modern, dan memenuhi standar pelayanan pasar rakyat.

Saat ini, sejumlah pasar telah memasuki tahap penyelesaian akhir, di antaranya Pasar Tembok Dukuh, Pasar Kembang, Pasar Simogunung, dan Pasar Babaan Baru.

Sementara pasar lainnya masih berada pada tahap pembangunan struktur, utilitas, saluran, maupun proses pengadaan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Iman Krestian,

mengatakan revitalisasi dilakukan secara bertahap sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing pasar.

"Beberapa pasar telah memasuki tahapan penyelesaian akhir (finishing), seperti Pasar Tembok Dukuh, Pasar Kembang, Pasar Simogunung, dan Pasar Babaan Baru.

Baca Juga: Pelatihan Guru Bahasa Mandarin di Taiwan Dibayani Amukan Badai Bavi

Sebagian lainnya masih berada pada tahap pekerjaan struktur, utilitas, saluran, maupun proses pengadaan atau tender sehingga seluruh pekerjaan berjalan sesuai jadwal masing-masing," ujar Iman.

Adapun 16 pasar yang menjadi sasaran revitalisasi meliputi Pasar Tembok Dukuh, Pasar Kembang, Pasar Simogunung, Pasar Wonokromo, Pasar Karah, Pasar Kedungsari,

Pasar Genteng, Pasar Babaan Baru, Pasar Kapasan, Pasar Pucang Anom, Pasar Pecindilan, Pasar Dukuh Kupang,

Pasar Gresik PPI, Pasar Gubeng Masjid, Pasar Pakis, dan Pasar Krembangan.

Menurut Iman, revitalisasi pasar juga mencakup penambahan kapasitas stan agar mampu menampung lebih banyak pedagang.

Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi keberadaan pasar tumpah yang selama ini menjadi penyebab kemacetan dan mengganggu ketertiban di sekitar kawasan pasar.

Selain memperbaiki bangunan utama, Pemkot Surabaya juga membangun berbagai fasilitas pendukung, seperti sanitasi, drainase, utilitas,

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), grease trap, sentra pemotongan unggas, hingga penataan zonasi pedagang.

 Fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus menciptakan pasar tradisional yang lebih higienis.

"Tujuannya bukan hanya membuat pasar lebih nyaman, tetapi juga memenuhi standar pasar rakyat modern sehingga mampu

meningkatkan daya saing pasar tradisional sekaligus memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat," katanya.

Pemkot Surabaya mengalokasikan anggaran sekitar Rp20 miliar untuk mendukung program revitalisasi tersebut.

Baca Juga: Lamine Yamal Santai Jelang Prancis vs Spanyol, Minta Kado Kemenangan di Hari Ulang Tahun ke-19

Dana itu digunakan untuk pembangunan infrastruktur, penyediaan fasilitas pendukung, serta penataan kawasan sesuai karakteristik masing-masing pasar.

Berdasarkan target pelaksanaan, Pasar Kembang, Pasar Simogunung, Pasar Babaan Baru, dan Pasar Karah dijadwalkan rampung pada Juli 2026.

Selanjutnya, Pasar Kedungsari, Pasar Kapasan, Pasar Gresik PPI, Pasar Gubeng Masjid, serta Pasar Kembang ditargetkan selesai pada Agustus 2026.

Sementara itu, Pasar Wonokromo, Pasar Genteng, dan Pasar Pucang Anom diproyeksikan rampung pada September 2026.

Adapun Pasar Pecindilan, Pasar Dukuh Kupang, dan Pasar Pakis ditargetkan tuntas pada Desember 2026.

Khusus Pasar Tembok Dukuh, sebagian besar pekerjaan utama telah selesai dan saat ini memasuki tahap penyelesaian akhir.

Melalui revitalisasi 16 pasar rakyat tersebut, Pemkot Surabaya berharap pasar tradisional semakin kompetitif di tengah persaingan dengan pusat perbelanjaan modern.

Kehadiran pasar yang lebih tertata, bersih, aman, dan nyaman diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus kesejahteraan para pedagang.(dim) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#surabaya #pasar rakyat #pasar tumpah #pemkot