Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Surabaya Dorong Bimtek Berkala bagi Lurah

D
Penulis: Dimas Mahendra❯
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni

Advertisement

RADAR SURABAYA - Tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat dan dinamis membuat aparatur di tingkat kelurahan harus terus meningkatkan kompetensinya. Karena itu, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar bimbingan teknis (bimtek) secara berkala bagi seluruh lurah.

Menurut Fathoni, peningkatan kapasitas aparatur tidak bisa hanya mengandalkan pengalaman kerja. Di tengah perkembangan layanan pemerintahan yang semakin digital serta terus bertambahnya regulasi baru, lurah perlu mendapatkan pembaruan pengetahuan secara berkelanjutan.

Advertisement

"Harapan kami BKPSDM melakukan bimtek secara berkala kepada seluruh lurah di Kota Surabaya mengenai regulasi-regulasi terbaru maupun perkembangan persoalan yang muncul di tengah masyarakat," kata Fathoni.

Politikus Partai Golkar itu menilai pembaruan wawasan sangat penting agar para lurah tidak mengalami kesulitan saat menghadapi berbagai persoalan administrasi maupun pengaduan masyarakat.

Advertisement

Menurutnya, aparatur di tingkat kelurahan harus selalu memiliki pemahaman yang mutakhir sehingga mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan sesuai dengan ketentuan.

"Tujuannya agar lurah-lurah di seluruh Surabaya terus mendapatkan pemutakhiran mengenai isu-isu kekinian maupun regulasi terbaru, sehingga tidak gagap ketika masyarakat datang membutuhkan pelayanan administrasi apa pun," ujarnya.

Fathoni mengatakan, Pemkot Surabaya sebenarnya telah memiliki berbagai kanal pelayanan publik yang memudahkan masyarakat menyampaikan keluhan. Selain hotline pengaduan, komunikasi juga didukung melalui grup WhatsApp hingga layanan administrasi berbasis daring.

Karena itu, menurutnya, yang perlu diperkuat saat ini adalah sensitivitas aparatur wilayah dalam mendeteksi dan mengantisipasi persoalan sebelum berkembang menjadi keluhan masyarakat.

Ia menilai pola kepemimpinan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang aktif melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan dapat menjadi contoh bagi para lurah untuk lebih proaktif melakukan mitigasi persoalan di wilayah masing-masing.

"Dari berbagai sidak yang dilakukan wali kota, problem yang muncul sebenarnya hampir sama, seperti parkir, pedagang kaki lima, sampah, kemacetan hingga persoalan perkotaan lainnya. Karena itu lurah harus mulai melakukan mitigasi sejak awal," tegasnya.

Advertisement
Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar surabaya

Artikel Terkait

Pemkot Surabaya Revitalisasi 16 Pasar, Pasar Tumpah Ditarget Hilang Akhir 2026

Pemkot Surabaya Revitalisasi 16 Pasar, Pasar Tumpah Ditarget Hilang Akhir 2026

Pemkot Surabaya mempercepat revitalisasi 16 pasar rakyat dengan anggaran Rp20 miliar hingga akhir 2026. Program ini menargetkan penghapusan pasar tumpah, penambahan stan pedagang.

Gencar Lakukan Penertiban Pasar, Pemkot Surabaya Utamakan Relokasi Pedagang

Gencar Lakukan Penertiban Pasar, Pemkot Surabaya Utamakan Relokasi Pedagang

Pemkot) Surabaya menyiapkan sekitar 2.700 stan kosong di pasar-pasar yang dikelola PT Pasar Surya Perseroda sebagai lokasi relokasi bagi para pedagang yang terdampak penataan.

SPMB Usai, Pemkot Surabaya Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

SPMB Usai, Pemkot Surabaya Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) sudah usai. Pemkot Surabaya memastikan seluruh calon peserta didik yang belum tertampung di sekolah negeri tetap memiliki kesempatan bersekolah melalui jaringan sekolah swasta.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer