Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Prancis vs Spanyol : Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente Anggap Prancis Sekarang Jauh Lebih Baik Dibanding Saat Euro 2024

Rahmat Adhy Kurniawan • Selasa, 14 Juli 2026 | 19:52 WIB
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente. (BBC)
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente. (BBC)

RADAR SURABAYA — Pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, menegaskan bahwa Prancis kini tampil jauh lebih kuat dibandingkan saat kedua tim bertemu di semifinal Euro 2024.

Pernyataan itu disampaikan menjelang duel semifinal Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion AT&T, Rabu (15/7) dini hari WIB, yang menjadi tiket La Roja menuju final Piala Dunia kedua dalam sejarah.

De la Fuente menyorot peningkatan kualitas individu dan kolektif Les Bleus.

"Prancis sekarang jauh lebih baik dibanding saat kami menghadapi mereka sebelumnya. Secara individu mereka berkembang.

Kylian Mbappe lebih baik, Ousmane Dembele juga lebih baik. Sebagai sebuah tim, mereka juga meningkat. Namun, kami pun mengalami perkembangan," ujarnya dikutip ESPN

Baca Juga: Bukan Lamine Yamal, Bocah 3 Tahun Ini Justru Jadi Bintang Piala Dunia 2026

Latar pertemuan sebelumnya

- Pada semifinal Euro 2024, Spanyol membalikkan keadaan dan menang 2-1 lewat gol Lamine Yamal dan Dani Olmo, sebelum akhirnya menjuarai turnamen dengan mengalahkan Inggris di final.

- Di Euro tersebut, Kylian Mbappe mencatat assist untuk gol Randal Kolo Muani, sementara Ousmane Dembele tampil kurang menonjol. Michael Olise dan Désiré Doue belum masuk skuad Prancis waktu itu.

- Dalam pertemuan di semifinal UEFA Nations League 2025 lalu, kedua tim sempat menyajikan pertandingan dramatis: Spanyol sempat unggul 4-0 namun menang tipis 5-4. Kali itu Mbappé, Dembélé, Olise, dan Doué menjadi starter.

Ancaman lini depan Prancis

Sepanjang Piala Dunia 2026, lini serang Prancis — yang dihuni Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, Désiré Doué, dan Bradley Barcola, telah mencetak 16 gol dan memberikan 12 assist.

Kylian Mbappe sendiri menyumbang delapan gol. Secara keseluruhan, Prancis baru kebobolan dua gol dalam enam pertandingan, menegaskan status mereka sebagai favorit juara.

Rencana taktik Spanyol

De la Fuente menegaskan bahwa Spanyol telah mempelajari permainan Prancis dengan cermat.

Baca Juga: Prediksi Prancis vs Spanyol: Prancis Siap Balas Dendam ke Spanyol

"Kualitas sepak bola mereka luar biasa, tetapi begitu pula dengan kami. Tujuan kami adalah mencegah para pemain mereka bergerak bebas, memutus koneksi antarpemain, serta meminimalkan kekuatan terbaik mereka. Itulah sepak bola," kata de la Fuente. 

Kekuatan La Roja Spanyol

Meski mencetak lima gol lebih sedikit dibanding Prancis di turnamen ini, Spanyol menunjukkan kekokohan pertahanan: gawang La Roja hanya kebobolan satu gol sampai akhirnya kebobolan oleh Charles De Ketelaere pada perempat final melawan Belgia.

Total waktu tanpa kebobolan sempat mencapai 490 menit. Spanyol lolos ke semifinal lewat kemenangan 2-1 atas Belgia.

Prediksi dan konteks turnamen

Prancis dan Spanyol disebut sebagai dua kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026; peringkat FIFA menempatkan Prancis di posisi pertama dan Spanyol di posisi ketiga.

De la Fuente menilai semifinal ini layak menjadi final sementara, dan menekankan pentingnya pengendalian permainan serta kedisiplinan.

"Kami harus menghilangkan kesalahan-kesalahan yang tidak perlu dan tidak boleh memberikan peluang mudah kepada lawan.

Kami harus mampu mengendalikan pertandingan semaksimal mungkin serta bermain disiplin dan cerdas, baik saat bertahan maupun menyerang. Itulah pesan yang akan kami sampaikan kepada para pemain," ujar De la Fuente.

Pemenang duel Spanyol kontra Prancis akan menghadapi pemenang semifinal lain antara Argentina dan Inggris di final Piala Dunia 2026 pada 19 Juli di East Rutherford, New Jersey.(rak) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#prancis vs Spanyol #timnas spanyol #Luis de la Fuente #Piala Dunia 2026