Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kegiatan Religi dan Ekonomi Diharapkan Tumbuh

Administrator • Selasa, 1 Oktober 2019 | 17:35 WIB
Kegiatan Religi dan Ekonomi Diharapkan Tumbuh
Kegiatan Religi dan Ekonomi Diharapkan Tumbuh

GRESIK - Pemkab Gresik menununjukkan komitmennya dalam membangun pusat kegiatan Islam atau Islamic Centre di Kecamatan Balongpanggang. Bupati Sambari Halim Radianto didampingi Wabup Mohammad Qosim dan Sekda Andhy Hendro Wijaya melakukan peletakan batu pertama dimulainya pembangunan.


Keberadaan Islamic Center ini diharapkan akan mempermudah akses bagi warga yang akan melaksanakan ibadah di wilayah perbatasan Gresik dan Mojokerto, tepatnya di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang.


Masyarakat atau pengendara bisa berhenti untuk melaksanakan sholat wajib di Masjid Akbar, atau bahkan sekedar beristirahat di rest area yang dibangun di komplek Islamic Center. Sebab, Islamic Center Balpongpanggang menempati lahan seluas 3,2 hektare.


Di areal ini selain bangunan Islamic Centre berupa Masjid Akbar seluas 1.900 meter persegi, juga ada gedung serba guna seluas 1.900 meter persegi dan gedung kajian Islam seluas 1.900 meter persegi.


Bupati Gresik Sambari Halim Radianto usai meletakkan batu pertama pembangunan Islamic Center menjelaskan, kualitas rest area yang bakal dibangun minimal seperti yang dibangun di jalan tol.


"Bahkan mungkin lebih baik karena dilengkapi sejumlah sarana pendukung," kata Bupati Sambari Halim Radianto diamini Wabup Mohammad Qosim dan Sekda Andhy Hendro Wijaya.


Dalam penandatanganan prasasti dan pemasangan tiang pancang pembangunan Islamic Centre ini, Bupati Sambari menegaskan, kegiatan tersebut sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gresik.


Disebutkan, anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan Islamic Centre mencapai Rp 64 miliar. Penganggaran ini terbagi dalam 2 tahun anggaran. Untuk APBD 2019 dianggarkan Rp 20 miliar. Serta APBD 2020 dicadangkan sebesar Rp 44 miliar.


“Luas bangunan gedung termasuk masjid mencapai 5.700 meter persegi. Selebihnya akan digunakan untuk rest area dan sentra UKM. Kami berharap tempat ini ramai dan memberikan manfaat ekonomi untuk masyarakat sekitarnya” tandas Bupati Sambari didampingi Kabag Humas dan Protokoler, Sutrisno.


Bupati Sambari mengingatkan agar Islamic Centre ini tidak lepas dari yang sudah direncanakan. Termasuk segala keknik konstruksinya yang dibangun oleh PT Cipta Perkasa Prima.


“Kalau mungkin pengerjaannya bisa lebih cepat dari yang direnanakan. Kami minta kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Gresik untuk memberikan prioritas pada pengawasannya setiap hari, agar sesuai schedule” tegas Sambari kepada Kadis PUTR Gunawan Setijadi yang hadir pada kegiatan tersebut. (rof)


Editor : Administrator
Pemkab Gresik