Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Rawat Eksistensi Pop Jawa Lewat Hajatan Sobat Ambyar di Surabaya

Andy Satria • Senin, 13 Oktober 2025 | 22:30 WIB
KARAOKE BERSAMA: Komunitas Sobat Ambyar di Surabaya gelar karaokean bersama dalam rangkaian acara Hajatan Sobat Ambyar di kafe Jalan Tambak Sari, Surabaya.
KARAOKE BERSAMA: Komunitas Sobat Ambyar di Surabaya gelar karaokean bersama dalam rangkaian acara Hajatan Sobat Ambyar di kafe Jalan Tambak Sari, Surabaya.

RADAR SURABAYA - Meski maestro pop Jawa Didi Kempot telah tiada, semangat dan kenangan tentang karya-karyanya tetap hidup di hati para penggemarnya.

Melalui komunitas Sobat Ambyar, yang anggotanya didominasi generasi Z terus merawat warisan musik pop Jawa.

Tahun ini, komunitas tersebut siap menggelar pertemuan besar bertajuk “Hajatan Sobat Ambyar”, yang diawali dari Surabaya.

Acara ini menjadi bentuk nyata cinta para penggemar terhadap sang legenda.

Dalam puncak kegiatan nanti, akan digelar kopdar dan karaoke bareng Presiden Sobat Ambyar, sebagai ajang mempererat kebersamaan antar anggota komunitas dari berbagai daerah.

Presiden Sobat Ambyar sejak 2019, Jarkiyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertemuan, melainkan simbol perjalanan panjang komunitas yang lahir jauh sebelum Didi Kempot meninggal dunia.

“Hajatan Sobat Ambyar bukan acara yang tiba-tiba muncul. Kami tumbuh secara alami sebagai bagian dari ekosistem musik Indonesia, khususnya pop Jawa. Kami tidak memanfaatkan momen perginya beliau, tapi justru ingin melanjutkan semangat yang sudah beliau wariskan,” ujar Jarkiyo, Senin (13/10).

Menurut Jarkiyo yang merupakan pria asli Solo tersebut, hajatan ini akan digelar dimulai dari Jawa Timur, kemudian berlanjut ke Jawa Tengah dan Jabodetabek.

Bahkan, Sobat Ambyar kini telah merambah hingga Papua. Sebelumnya, komunitas ini sukses menggelar Munas Sobat Ambyar di Pemalang pada Mei 2025.

“Dengan makin besarnya komunitas ini, kami merasa perlu mengadakan pertemuan offline agar lebih mempererat hubungan antar anggota,” tambahnya.

Saat ini, Sobat Ambyar memiliki sekitar 30 chapter di berbagai kota di Indonesia, dengan jumlah anggota yang terus bertambah.

Meski awalnya terbentuk dari para penggemar Didi Kempot, komunitas ini kini juga terbuka bagi pencinta musik daerah dan musisi lokal lainnya.

“Kami ingin semua musisi lokal punya ruang berkolaborasi dengan para penggemarnya. Karena dari situlah ekosistem musik daerah bisa terus hidup,” jelas Jarkiyo.

Sementara itu, Kinan As, Managing Director Circlefab Community yang mendampingi kegiatan ini menilai hajatan tersebut sebagai bentuk nyata pelestarian budaya lokal oleh anak muda.

“Program ini bukan hanya hiburan, tetapi juga perayaan kenangan, cinta, dan solidaritas yang menyatukan Sobat Ambyar di seluruh Indonesia. Ini bentuk apresiasi terhadap seni musik pop Jawa dan inspirasi bagi generasi baru untuk meneruskan semangat berkarya,” ungkap Kinan.

Komunitas Sobat Ambyar, yang kini memasuki tahun keenam, dikenal dengan anggota yang memiliki kedekatan emosional pada lirik-lirik lagu bertema patah hati, kehilangan, dan nostalgia.

Tak hanya soal kesedihan, mereka juga membawa semangat kebersamaan dan solidaritas lintas generasi. (sam/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Chapter #surabaya #pop jawa #musik #didi kempot #Generation Z #komunitas #Sobat Ambyar