Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tarot, dari Permainan Bangsawan Italia hingga Simbol Kehidupan Spiritual

Muhammad Firman Syah • Selasa, 23 September 2025 | 21:24 WIB
Ilustrasi kartu tarot klasik Rider-Waite-Smith
Ilustrasi kartu tarot klasik Rider-Waite-Smith

Surabaya - Tarot kerap identik dengan dunia mistis dan ramalan, namun sejatinya kartu ini menyimpan sejarah panjang serta simbolisme mendalam. Lebih dari sekadar alat meramal, tarot adalah refleksi budaya, seni dan spiritualitas.

Pada awalnya, tarot tidak digunakan untuk meramal. Sejarah mencatat bahwa pada abad ke-15 di Italia, tarot dikenal sebagai tarocchi atau trionfi hanyalah permainan populer di kalangan bangsawan. Salah satu dek tertua, Visconti-Sforza, dibuat pada 1440-an untuk keluarga Duke Milan, dengan ilustrasi yang memuat lambang heraldik lokal.

Kartu tarot pada masa itu dibuat secara manual, dilukis dengan penuh ketelitian oleh seniman. Baru setelah teknik cetak berkembang, seperti ukiran tembaga dan potongan kayu, tarot mulai diproduksi lebih luas.

Transformasi tarot menjadi instrumen spiritual terjadi pada abad ke-18. Tokoh seperti Antoine Court de Gébelin meyakini bahwa simbol tarot menyimpan kebijaksanaan Mesir kuno. Pemikiran ini membuat tarot dipandang bukan lagi sekadar permainan, melainkan sarana refleksi batin. Peran Etteilla (Jean-Baptiste Alliette) juga krusial, karena ia adalah peramal profesional pertama yang menyusun instruksi pembacaan tarot serta mengaitkannya dengan astrologi dan elemen klasikapi, air, udara dan tanah.

Memasuki era modern, dek Rider-Waite-Smith menjadi ikon tarot dunia. Diterbitkan pada awal abad ke-20, karya ilustrator Pamela Colman Smith di bawah arahan A.E. Waite menghadirkan simbolisme kaya dan mudah dipahami, menjadikannya rujukan utama dalam praktik tarot hingga kini.

Secara simbolis, tarot terbagi menjadi Major Arcana yang sering dihubungkan dengan perjalanan spiritual, serta Minor Arcana yang menggambarkan aspek kehidupan sehari-hari. Meski kerap dikaitkan dengan ramalan masa depan, tarot sesungguhnya berfungsi sebagai media refleksi diri, penuntun dalam pengambilan keputusan, hingga sarana memahami mimpi dan simbol kehidupan.

Lebih jauh, tarot mengajarkan bahwa setiap gambar, warna, dan simbol merupakan bahasa universal lintas zaman. Di tangan pembaca yang tepat, tarot mampu membingkai perjalanan hidup manusia dari kehilangan, harapan, hingga transformasi serta membantu merancang masa depan dengan lebih sadar. (mel/fir)

Editor : M Firman Syah
#tarot #spiritual #seni #ramalan #budaya