Dukungan pembiayaan dan pendampingan dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menunjukkan hasil nyata. Salah satu mitra binaannya, Role Play Studio asal Malang, berhasil menembus pasar global melalui proyek animasi berskala internasional seperti Hot Wheels, Boboiboy, Megamato, hingga Seven Deadly Sins.
Studio yang berdiri lebih dari satu dekade ini menjadi satu dari dua UMKM binaan BNI yang tampil dalam pameran Akad Massal 800.000 Debitur UMKM (KUR, PMI, KPP) dan Penciptaan Lapangan Kerja di Dyandra Convention Center, Surabaya. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara sebagai bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan produktif di seluruh Indonesia.
Direktur Institutional Banking BNI Eko Setyo Nugroho mengatakan, BNI tidak hanya berperan sebagai penyalur pembiayaan, tetapi juga mitra strategis yang mendampingi pelaku usaha agar tumbuh berkelanjutan.
“BNI berkomitmen menjadi mitra strategis bagi para pelaku UMKM agar dapat naik kelas dan memperluas akses pasar. Kami ingin memastikan setiap pembiayaan yang diberikan membawa dampak nyata bagi pertumbuhan usaha, penyerapan tenaga kerja, dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan tenor hingga lima tahun, BNI membantu Role Play Studio memperkuat modal kerja sekaligus mengembangkan bisnis animasi yang semakin kompetitif. Saat ini, studio tersebut membukukan omzet hingga Rp1 miliar per tahun dan mempekerjakan lebih dari 40 tenaga kreatif muda, mulai dari desainer grafis, ilustrator, animator, hingga penulis naskah.
CEO Role Play Studio, Agus Setyawan, menuturkan bahwa dukungan perbankan menjadi kunci bagi keberlangsungan bisnis kreatif yang padat karya.
“Dukungan dari BNI sangat membantu kami, terutama karena tantangan utama industri animasi adalah modal kerja. Dengan adanya pembiayaan KUR dan pendampingan, kami bisa terus bergerak dan mengerjakan proyek berskala global,” kata Agus.
Selain pembiayaan, BNI juga memberikan pelatihan manajemen usaha serta akses layanan digital, termasuk pemanfaatan BNIdirect untuk pengelolaan transaksi keuangan secara efisien. Langkah ini menjadi bagian dari strategi BNI memperluas ekosistem digital bagi pelaku UMKM kreatif agar lebih siap bersaing di tingkat internasional.
Role Play Studio yang beroperasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Malang, juga terhubung dengan Distrik Kreatif yang mencakup tiga bidang utama, yakni coding, animasi, dan film. Secara keseluruhan, ekosistem tersebut telah menampung lebih dari 200 tenaga kerja kreatif di Malang dan sekitarnya.
Salah satu proyek terbesar yang dikerjakan studio ini adalah serial animasi 3D Hot Wheels season pertama yang terdiri dari 10 episode dan telah dirilis pada tahun sebelumnya. Keberhasilan itu memperkuat posisi Role Play Studio sebagai salah satu pemain utama industri animasi nasional yang mampu bersaing di pasar global.
Langkah BNI dalam mendampingi UMKM seperti Role Play Studio menjadi bukti komitmen perseroan dalam memperkuat daya saing industri kreatif nasional sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja produktif.
Dengan dukungan perbankan yang inklusif dan berkelanjutan, BNI terus mendorong tumbuhnya pelaku ekonomi kreatif Indonesia agar mampu menembus pasar dunia dan menjadi penggerak ekonomi masa depan.
Editor : M Firman Syah