Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jelang Nataru, Harga Bumbu Dapur di Surabaya Melonjak

Rahmat Sudrajat • Senin, 18 November 2024 | 23:16 WIB
TERUS NAIK: Pedagang bawang putih dan merah di Pasar Dukuh Kupang, Surabaya.
TERUS NAIK: Pedagang bawang putih dan merah di Pasar Dukuh Kupang, Surabaya.

RADAR SURABAYA - Harga bumbu dapur di Kota Surabaya merangkak naik menjelang Natal dan tahun baru (Nataru).

Bumbu dapur seperti bawang merah dan bawang putih mengalami kenaikan sejak dua minggu ini. 

Kenaikan bumbu dapur terjadi di Pasar Dukuh Kupang, Surabaya, Senin (18/11).

Untuk bawang putih sekarang bisa mencapai Rp 50 ribu per kilogram. Sedangkan bawang merah antara Rp 45-50 ribu per kilogram. 

Menurut salah satu pedagang di Pasar Dukuh Kupang, Surabaya, Kholilah, kenaikan bumbu dapur dipicu karena faktor cuaca dan menjelang Natal dan tahun baru (Nataru). Bahkan sejak dua minggu lalu kenaikan sudah dirasakannya.

"Kalau bawang putih naiknya sudah dua minggu lalu. Naiknya bertahap mulai dari Rp 30 ribu, Rp 35 ribu hingga terbaru Rp 50 ribu per kilogram. Bawang merah ada yang 45 ada juga Rp 50 ribu tergantung kualitasnya," ujarnya. 

Kholilah juga menyiasati dengan mengupas bawang merah agar harganya bisa di bawah harga aslinya.

Jika dikupas harganya per kilogram Rp 40 ribu, namun menurutnya bawang merah yang dikupas berkurang 1,5 ons jika membeli 1 kilogram. "Tapi banyak beli yang tidak dikupas, meski harganya lebih murah," ungkapnya.

Kenaikan ini mengakibatkan tingkat pembelian mengalami penurunan.

Biasanya masyarakat membeli satu kilogram dikurangi seperempat kilogram. Hal ini juga berdampak pada pendapatan yang dia terima.

"Ya, menurun biasanya beli sekilo sekarang bisa beli seperempat. Mengurangi pendapatan terus juga yang beli," ujar pedagang yang sudah berjualan 32 tahun ini.

Bahkan menurutnya kenaikan ini bawang merah dan putih ini akan terus naik hingga akhir tahun. 

"Biasanya terus naik sampai akhir tahun. Bisa tembus Rp 60 ribu per kilogram, seperti tahun lalu," ungkapnya.

Selain bawang merah dan putih, tomat juga mengalami kenaikan. Tomat yang biasanya Rp 10 ribu per kilogram kini menjadi Rp 18 ribu per kilogram. 

"Tomat sekarang, Rp 18 ribu naik 8 ribu. Sedangkan sayuran naik sedikit rata-rata. Cabe masih stabil Rp 30-35 ribu per kilogram," terangnya.

Sementara itu, salah satu pembeli Lestari Ernaningsih mengaku hanya pasrah saja mengikuti kenaikan harga bumbu dapur.

"Ya mau gimana lagi, ya ngikutin aja naiknya. Yang penting kita masih bisa beli meskipun belinya juga dikurangi," ungkap Lestari.

Dia berharap harga bumbu dapur maupun kebutuhan pokok bisa stabil, apalagi dengan pemerintahan yang baru dibawah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bisa lebih berpihak kepada rakyat.

"Ya saya berharap pak Prabowo bisa memahami kenaikan harga yang terus naik ini, apalagi saat menjelang akhir tahun selalu ada kenaikan harga. Semoga ada perubahan dan harga stabil," pungkasnya. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#nataru #Pasar Dukuh Kupang #bawang merah #bawang putih #bumbu dapur