RADAR SURABAYA - Negara-negara di kawasan Timur Tengah banyak memiliki kekayaan rasa yang mungkin masih belum banyak dieksplorasi, bahkan masih asing di telinga para pecinta kuliner tanah air.
Salah satunya adalah cita rasa khas negara Persia, yang sekarang lebih dikenal sebagai negara Iran.
Hampir sama dengan negara-negara Arab lainnya, kuliner Iran juga mengandalkan rempah-rempah dalam sajiannya.
Oleh karena itu Luminor Hotel Jemursari Surabaya berupaya memberikan pengalaman kuliner yang berbeda kepada para tamunya. Dengan mengangkat tema ‘Harmonious Ramadhan in Persia’, akan memberikan berbagai macam menu yang unik.
Salah satunya adalah Persian Baked Lamb atau kambing panggang, yang penyajiannya cukup unik dengan dipadukan bersama nasi kreasi sendiri seperti nasi biryani khas timur tengah
Chef Hotel Luminor, Sukismanto mengatakan, kambing panggang beserta jeroannya, yang terdiri dari babat, usus dan lainnya akan dipadukan dengan nasi bumbu kari kreasinya.
"Jadi nanti kita akan menyajikan kambing panggang beserta jeroannya yang dicincang, nanti akan di-mix dengan nasi yang kita punya dengan bumbu kari kita sendiri," kata Sukismanto, Rabu (19/2).
Sukismanto melanjutkan, nasi kreasinya yang menggunakan bumbu kari dan dipadukan dengan tomat, belum pernah disajikan sebelumnya.
"Nasinya bum pernah dikeluarkan oleh Luminor. Dicampur dengan bumbu kari dan tomat, aromanya pasti nanti ada asamnya ada karinya yang pastinya akan sesuai dengan lidah orang Surabaya," lanjutnya.
Selain itu, banyak juga menu-menu pendamping negara Iran tersebut, yang bisa dijadikan sebagai desert.
Seperti Kebab, Tamis yang lezat dengan saus khas, bawiyeh dengan cita rasa kurmanya, serta aneka minuman segar di Oasis Fruitopia.
Sementara itu, Nely Latabar yang merupakan penggemar makanan Timur Tengah mengaku belum pernah mencoba makanan khas Persia.
Dan ia merasa cocok dengan makanannya, karena tidak jauh beda dengan makanan Timur Tengah lainnya, yang menonjolkan rempahnya.
"Aku tadi nyobain nasi yang di-mix dengan kambing panggang, rasanya enak. Rempahnya juga dominan. Sepertinya cocok juga untuk orang Surabaya," jelasnya. (sam/nur)
Editor : Nurista Purnamasari