RADAR SURABAYA – Puasa pada hari ketujuh Ramadan disebut memiliki keutamaan besar bagi umat Muslim. Momentum ini menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kualitas ibadah sepanjang Ramadan 1447 Hijriah.
Dalam kitab Durratun Nashihin dijelaskan, orang yang menunaikan puasa pada hari ketujuh dengan penuh keimanan dan keikhlasan akan memperoleh ganjaran sangat besar di sisi Allah SWT. Pahalanya digambarkan setara dengan 1.000 orang yang gugur syahid di jalan Allah serta 40.000 orang saleh (shiddiqin).
Baca Juga: Keutamaan Puasa Ramadan Hari Keenam, Dijanjikan Surga Darussalam
Besarnya pahala tersebut bukan sekadar angka, melainkan gambaran betapa agung nilai kesabaran dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah puasa.
Selain itu, terdapat pula janji tempat di Surga Na'Im, yakni tingkatan surga yang penuh kenikmatan dan disediakan bagi hamba-hamba Allah yang taat. Para ulama kerap menyebut keutamaan ini sebagai motivasi agar umat Islam menjaga kualitas ibadah sejak awal hingga akhir Ramadan.
Baca Juga: Keutamaan Puasa Ramadan Hari Kelima, Allah Janjikan Beribu-ribu Kota di Surga Al-Ma'wa
Pada hari ketujuh, umat Muslim tidak hanya dianjurkan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memperbanyak doa, dzikir, serta menjauhi perbuatan sia-sia dan dosa. Momentum ini juga menjadi waktu tepat untuk memohon pertolongan Allah SWT agar tetap istiqamah dalam menjalankan puasa dan menghidupkan salat malam.
Dengan menjaga keimanan dan konsistensi ibadah, Ramadan menjadi sarana memperkuat ketakwaan sekaligus meraih ganjaran yang telah dijanjikan. (she/fir)
Editor : M Firman Syah