RADAR SURABAYA - Jalan Raya Darmo merupakan salah satu jalan utama di Kota Surabaya. Jalan ini membentang dari kawasan Wonokromo (ujung selatan) hingga ke kawasan Keputran (utara).
Pemerhati Sejarah Surabaya Kuncarsono Prasetyo mengatakan, Jalan Darmo sudah ada sejak pertama Perumahan Darmo dibangun tahun 1923.
Namun jauh sebelum itu kawasan Darmo sudah ada dan dikenal.
"Asalnya dari nama Desa Darmo di lokasi yang sama yang sudah ada jauh lebih lama," ujarnya kepada Radar Surabaya.
Kuncar menjelaskan, di peta tahun 1825 bahkan nama desanya bernama Derma yang diyakini sebagai bangunan suci tempat pendarmaan era Hindu-Budha.
Jalan Darmo pada era kolonial dahulu terdiri dari dua jalur dan di tengahnya terdapat taman. Pada masa kolonial Belanda. Jalan Darmo bernama Darmo Boulevard.
"(Jalan kembar) sejak dibangun perumahan. Tengahnya yang sekarang taman itu awalnya jalur rel trem listrik," terangnya.
Pemerhati sejarah dari Komunitas Begandring Soerabaia ini menuturkan, perumahan Darmo dahulu merupakan kompleks perumahan modern kedua yang dirancang setelah daerah Kota Lama penuh.
Jalan Darmo sendiri saat ini menjadi jalur protokol di Kota Pahlawan.
Jalan ini setiap hari ramai dilalui lalu lalang kendaraan yang masuk dan keluar dari Kota Surabaya.
Di sepanjang jalan ini juga masih ada beberapa bangunan rumah dan kantor peninggalan era kolonial. (rus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa