Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Waspada! 10 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur Agar Tidak Cepat Lapar

Muhammad Firman Syah • Jumat, 7 Maret 2025 | 10:20 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

RADAR SURABAYA – Ramadan kembali tiba, dan umat Islam mulai menjalankan ibadah puasa. Selama sebulan penuh, frekuensi makan berkurang menjadi dua kali, yakni saat berbuka dan sahur. Oleh karena itu, sahur menjadi momen krusial untuk menjaga energi agar tubuh tetap bugar sepanjang hari.

Namun, tak sedikit orang yang asal memilih makanan saat sahur, baik karena terburu-buru maupun kurang memahami kandungan gizinya. Padahal, makanan yang dikonsumsi saat sahur sangat menentukan ketahanan tubuh selama berpuasa.

Berikut ini adalah 10 jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur agar tubuh tetap bertenaga dan tidak mudah merasa lapar atau haus.

1. Makanan Tinggi Lemak

Makanan berlemak seperti gorengan dan bersantan memang menggugah selera, tetapi membutuhkan waktu lama untuk dicerna. Akibatnya, tubuh malah terasa berat, lemas, dan mudah mengantuk setelah makan.

2. Makanan Pedas dan Asam

Lambung yang kosong selama berpuasa lebih rentan mengalami kenaikan asam lambung. Makanan pedas dan asam dapat memicu iritasi lambung, menyebabkan perut kembung, bahkan meningkatkan risiko maag.

3. Makanan Asin Berlebihan

Makanan tinggi garam, seperti ikan asin atau camilan kemasan, dapat menarik cairan dari dalam tubuh, menyebabkan dehidrasi, dan membuat kita cepat haus selama berpuasa.

4. Makanan Manis Berlebihan

Makanan yang mengandung gula sederhana memang memberikan energi cepat, tetapi juga menyebabkan kadar gula darah turun drastis setelahnya. Akibatnya, tubuh menjadi lemas lebih cepat.

5. Minuman Berkafein

Kopi dan teh mengandung kafein yang bersifat diuretik, sehingga meningkatkan produksi urin dan menyebabkan dehidrasi. Lebih baik menggantinya dengan air putih untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.

6. Minuman Bersoda atau Berkarbonasi

Minuman bersoda dapat menyebabkan perut kembung dan memperburuk dehidrasi. Selain itu, kandungan gulanya yang tinggi juga dapat menyebabkan lonjakan energi sesaat yang cepat menurun.

7. Buah Kering dalam Jumlah Berlebihan

Buah kering memang kaya nutrisi, tetapi mengandung gula yang terkonsentrasi. Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, dapat meningkatkan rasa haus dan berisiko mengganggu pencernaan.

8. Sayuran Silangan

Sayuran seperti brokoli, kubis, dan kembang kol kaya serat tetapi dapat menyebabkan produksi gas berlebih di lambung. Jika tidak terbiasa, konsumsi berlebihan bisa memicu kembung dan ketidaknyamanan.

9. Kacang-Kacangan Berlebihan

Meskipun merupakan sumber protein dan serat yang baik, konsumsi kacang-kacangan berlebihan bisa menyebabkan perut kembung dan begah, terutama bagi yang memiliki pencernaan sensitif.

10. Makanan Olahan dan Instan

Makanan olahan seperti sosis, makanan kaleng, dan mi instan biasanya rendah nutrisi tetapi tinggi garam dan pengawet. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan dehidrasi dan membuat tubuh terasa lemah saat berpuasa.

Apa yang Sebaiknya Dikonsumsi Saat Sahur?

Untuk menjalani puasa dengan lebih bertenaga, pilihlah makanan bergizi seimbang, seperti:


- Karbohidrat kompleks: nasi merah, oatmeal, atau roti gandum untuk energi tahan lama.
- Protein sehat: telur, ikan, ayam, atau tahu dan tempe untuk menjaga kenyang lebih lama.
- Buah dan sayur segar: memberikan vitamin dan mineral yang membantu menjaga daya tahan tubuh.
- Air putih: menjaga tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari.

Dengan memilih makanan sahur yang tepat, tubuh akan lebih siap menjalani puasa dengan nyaman dan penuh energi. Jangan lupa juga untuk mengatur pola tidur agar tubuh tetap bugar selama Ramadan. (ovi/fir)

Editor : M Firman Syah
#sahur #tips #makanan #bertenaga #puasa ramadan