RADAR SURABAYA - Warga Surabaya masih perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca pada Kamis, 25 Juni 2026. Setelah dua hari berturut-turut diguyur hujan ekstrem yang memicu genangan parah di sejumlah kawasan, cuaca di Kota Pahlawan diperkirakan mulai membaik meski potensi hujan ringan masih muncul pada pagi hari.
Berdasarkan prakiraan cuaca per jam, hujan ringan disertai kondisi berawan diperkirakan terjadi sejak pukul 05.00 hingga sekitar pukul 08.00 WIB. Suhu udara pada pagi hari berada di kisaran 25–28 derajat Celsius dengan kelembapan cukup tinggi, mencapai 85–96 persen.
Baca Juga: Polda Jatim Ungkap 3.157 Kasus Narkoba dan Sita Aset Rp 3 Miliar
Memasuki pukul 09.00 WIB, kondisi cuaca diprediksi berangsur membaik. Langit mulai cerah dan matahari akan mendominasi hingga sore hari. Suhu udara juga meningkat cukup signifikan, berkisar antara 29–31 derajat Celsius, dengan suhu terasa bisa mencapai 36–37 derajat Celsius pada siang hingga sore.
Angin bertiup relatif lemah hingga sedang, dengan kecepatan antara 1–13 kilometer per jam. Meski intensitas hujan menurun, kelembapan udara yang masih tinggi tetap berpotensi memicu perubahan cuaca secara cepat, terutama pada pagi dan malam hari.
Pada malam hari, cuaca Surabaya diperkirakan cenderung cerah hingga cerah berawan. Suhu udara turun perlahan ke kisaran 27–28 derajat Celsius.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Jawa Timur, termasuk Surabaya, untuk tetap mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama pekan ini. Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang masih mungkin terjadi secara lokal.
Baca Juga: Ateng Sopyan Nurdin Juara HGI City Cup 2026 di Surabaya, Taklukkan Pemain Terbaik Domino Indonesia
Peringatan ini menyusul hujan ekstrem yang mengguyur Surabaya selama dua hari terakhir. Curah hujan tinggi menyebabkan genangan cukup parah di sejumlah titik, terutama di kawasan langganan banjir dan jalan-jalan dengan sistem drainase yang belum optimal. Beberapa ruas jalan sempat mengalami perlambatan lalu lintas akibat genangan yang mengganggu mobilitas warga.
Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas, terutama pada pagi hari saat potensi hujan masih ada. Pengendara juga disarankan mengantisipasi genangan di sejumlah titik rawan serta terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dari BMKG. (*)
Editor : Lambertus Hurek