RADAR SURABAYA - Warga Surabaya diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan ringan hingga sedang yang diperkirakan masih terjadi pada Selasa (26/5), meski wilayah Jawa Timur mulai memasuki masa peralihan menuju musim kemarau. Kondisi cuaca ini juga bertepatan dengan momen menjelang long weekend yang membuat aktivitas masyarakat diprediksi meningkat.
Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan ringan dengan kondisi langit berawan hingga mendung diperkirakan terjadi sejak dini hari hingga malam hari. Suhu udara berada di kisaran 25 hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan cukup tinggi, mencapai 92 persen pada pagi dan malam hari.
Baca Juga: Melestarikan Bahasa Jawa dengan Kemis Mlipis, Pemkot Surabaya Dapat Penghargaan dari Kemendikdasmen
Pada pagi hari sekitar pukul 05.00 hingga 08.00 WIB, Surabaya diprediksi diguyur passing showers atau hujan singkat disertai awan tebal. Memasuki siang hari, suhu udara meningkat hingga terasa mencapai 39 derajat Celsius akibat tingginya indeks panas meski matahari tidak sepenuhnya muncul.
Kondisi mendung diperkirakan bertahan hingga sore dan malam hari dengan peluang hujan ringan tetap ada di hampir seluruh waktu. Kecepatan angin relatif rendah berkisar 3 hingga 9 kilometer per jam.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya menjelaskan bahwa sebagian wilayah Jawa Timur sebenarnya mulai bergerak menuju musim kemarau. Namun dalam sepekan terakhir, hujan masih cukup sering turun di Surabaya dan sejumlah daerah lain akibat pengaruh fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan di kawasan Indonesia.
Fenomena MJO merupakan gelombang atmosfer yang bergerak dari barat ke timur di wilayah tropis dan kerap memicu peningkatan curah hujan, termasuk di musim pancaroba seperti saat ini.
Baca Juga: Anggota DPRD Surabaya Budi Leksono Reses, Warga Keluhkan SPP Mahal dan Sulit Cari Kerja
Masyarakat diimbau tetap menyiapkan payung atau jas hujan, terutama bagi yang memiliki agenda bepergian menjelang libur panjang. Pengendara juga diminta berhati-hati karena jalan licin dan jarak pandang dapat berkurang saat hujan turun.
Selain itu, warga diminta tetap menjaga kondisi kesehatan karena cuaca panas dan lembap dapat membuat tubuh lebih cepat lelah. BMKG juga mengingatkan masyarakat agar terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (*)
Editor : Lambertus Hurek