Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kabar Baik! Pemkot Buka 1.000 Lowongan Kerja, Prioritaskan Warga Surabaya

Dimas Mahendra • Senin, 6 April 2026 | 13:26 WIB
DITUNGGU: Pemkot Surabaya membuka 1.000 lebih lowongan kerja yang diprioritaskan untuk warga Surabaya.(IST/RADAR SURABAYA)
DITUNGGU: Pemkot Surabaya membuka 1.000 lebih lowongan kerja yang diprioritaskan untuk warga Surabaya.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tancap gas membuka peluang kerja bagi warganya dengan skema yang lebih luas, dari sektor industri lokal hingga pasar ekspor global. Lebih dari 1.000 lowongan kerja disiapkan, dengan prioritas utama bagi warga ber-KTP Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, kebijakan ini dirancang agar manfaat pembangunan ekonomi benar-benar dirasakan oleh warga lokal.

“Karena orang Surabaya harus kerja, saya utamakan yang ber-KTP Surabaya lama,” tegasnya.

Tak hanya membuka lowongan kerja, Pemkot juga membangun ekosistem ekonomi yang terintegrasi. Salah satunya melalui kerja sama dengan sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeca) yang membuka peluang bagi warga untuk masuk dalam rantai pasok industri.

Baca Juga: Rumah Rp 100 Jutaan, Pemkot Surabaya Bangun Rusunami Gen Z Dibangun di Wilayah Strategis

“Sudah ada MoU dengan Horeca. Saya berharap warga Surabaya bisa ambil peranan itu,” ujarnya.

Melalui skema ini, kebutuhan industri seperti sayur dan bahan pangan lainnya akan dipasok langsung oleh warga lokal yang sebelumnya telah dibekali pelatihan dan pendampingan.

Baca Juga: Impor Ratusan Ternak dari Australia, Dorong Ketahanan Pangan dan Ekowisata di Tanah Air

“Nanti kita latih dan support agar bisa mengisi kebutuhan tersebut,” imbuhnya.

Selain sektor lokal, Pemkot juga mulai mendorong keterlibatan warga dalam pasar global. Dalam Surabaya Job Fair dan Surabaya Industrial & Labour (SIL) Festival, sejumlah peluang kerja bahkan terhubung dengan kebutuhan ekspor.

Baca Juga: Pasar Kupang Surabaya Sudah Ada Sejak 1920-an, Kini Cuma Ramai di Pinggir Jalan

“Di job fair itu ada juga yang diekspor. Nanti kita lepas ekspornya dari Surabaya,” ungkap Eri.

Ia menilai, kebutuhan tenaga kerja untuk mendukung ekspor masih terbuka lebar, sehingga generasi muda Surabaya didorong untuk mengambil peluang tersebut.

“Kebutuhan ekspor masih kurang, maka anak-anak muda ini yang kami harapkan bisa memenuhi,” katanya.

Baca Juga: Satu Tersangka Pembacokan di Jalan Dupak Surabaya Ternyata Sudah Tujuh Kali Begal

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, menjelaskan bahwa SIL Festival menjadi momentum integrasi antara penciptaan lapangan kerja dan penguatan industri ekspor.

Menurutnya, banyak produk lokal sebenarnya sudah siap menembus pasar internasional, namun masih perlu penguatan dari sisi kemasan dan komunikasi.

Baca Juga: Dua Mamalia Langka yang Dianggap Punah Ribuan Tahun Ditemukan di Hutan Papua

“Banyak produk kita layak ekspor, tapi lemah di kemasan dan presentasi. Itu yang kita perkuat, termasuk kemampuan bahasa Inggris,” ujarnya.

Dalam agenda tersebut, pelaku industri akan dipertemukan langsung dengan buyer dari berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Brunei Darussalam, dan Pakistan, serta sejumlah negara lain secara daring.

Baca Juga: Sporting Lisbon vs Arsenal di Liga Champions: Prediksi, Kabar Tim, dan Head to Head

“Yang kami kejar adalah matching antara buyer dan pelaku industri. Kalau itu terjadi, dampaknya langsung ke pembukaan lapangan kerja,” jelasnya.

SIL Festival sendiri akan digelar pada 7–8 April 2026 dengan rangkaian job fair dan forum ekspor. Proses wawancara dilakukan langsung di Balai Pemuda dan dilanjutkan di Grand City bagi peserta yang lolos seleksi.

Baca Juga: Tak Hanya Lezat, Ini 5 Pengganti Mentega yang Lebih Sehat

Menariknya, peluang kerja ini juga terbuka bagi penyandang disabilitas, sebagai bagian dari komitmen inklusivitas Pemkot Surabaya.

Dengan strategi ini, Pemkot Surabaya tidak hanya menekan angka pengangguran, tetapi juga mendorong warganya naik kelas dari pencari kerja menjadi bagian dari rantai ekonomi global. (dim/gun)

Editor : Guntur Irianto
#syarat #terbaru #berita surabaya #Lowongan Kerja #pemkot surabaya