Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Antrean Mengular di Sejumlah SPBU Kawasan Surabaya, Isi Full Takut Harga BBM Naik

Rahmat Sudrajat • Selasa, 31 Maret 2026 | 20:49 WIB
BERBARIS: Nampak salah satu antrean pengendara di SPBU kawasan Surabaya, Selasa (31/3) malam. Terkait isu harga BBM naik.(IST/RADAR SURABAYA)
BERBARIS: Nampak salah satu antrean pengendara di SPBU kawasan Surabaya, Selasa (31/3) malam. Terkait isu harga BBM naik.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Kekhawatiran masyarakat akan naiknya harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, menyebabkan antrean tak biasa di SPBU 54-602-39 Manyar Kertoarjo, Surabaya, Selasa (31/3) sore. Antrean kendaraan roda dua dan empat meluber ke jalan raya, meskipun pemerintah belum menetapkan kebijakan kenaikan dalam waktu dekat. 

Sukma Puji Arum, mahasiswi Universitas Airlangga (Unair) yang mengantre di SPBU tersebut mengaku datang untuk mengisi penuh tanki sepeda motornya akibat isu yang beredar di media sosial (medsos)

 "Mau isi full tank ya soalnya kan ada kayak berita medsos gitu kan, SPBU ini kayak bensinnya ini mau naik. Jadi hari ini tuh kan hari terakhir, di tanggal 1 April besok itu kan harganya sudah naik, jadi sekarang mau isi full tank gitu," tuturnya. 

Baca Juga: Pertimbangkan Penggunaan Bus Listrik, Ini Kendala yang Dihadapi Dishub Jatim

Mahasiswi tersebut menjelaskan bahwa tindakan tersebut merupakan langkah antisipasi, terutama karena diperkirakan kenaikan bisa dipicu oleh ketegangan di Timur Tengah yang berdampak pada kelangkaan. "Iya, antisipasi. Barangkali bensin ini mau kayak sudah nggak ada di Indonesia atau sudah kayak langka gitu, antisipasi saja," jelas Sukma.

Ia juga mengutarakan harapannya agar harga BBM tidak dinaikkan, mengingat ia menggantungkan sepeda motor untuk pergi ke kampus setiap hari. "Kalau bisa jangan naik lah pak Presiden. Karena sehari-hari saya juga berangkat kuliah naik sepeda motor," harapnya.

Baca Juga: Kaji Usulan Kebutuhan CASN 2026, Pemprov Jatim Perhatikan Efisiensi Anggaran

Sementara itu pihak SPBU turut mengatur arus kendaraan agar tidak terlalu menumpuk. Manager SPBU 54-602-39, Agus Setiawan, mengungkapkan bahwa antrean terjadi sejak pagi hingga sore akibat isu yang beredar di masyarakat.

 "Jadi antreannya mulai tadi pagi sampai sekarang ini seperti ini. Karena ada isu naik itu," ujar Agus. 

Baca Juga: Ekonomi Rakyat Sulit, Dewan Apresiasi Pemerintahan Prabowo Subianto yang Tidak Naikkan Harga BBM

Ia menjelaskan bahwa stok BBM saat ini masih aman dan bahkan satu truk pengangkut BBM telah tiba saat antrean panjang terjadi. "Kalau untuk stok masih aman saat ini. Lancar tetap lancar, stok aman," jelasnya. 

Menurut Agus, jumlah pengunjung hari ini meningkat sekitar 70 persen dibanding hari biasa. Pihaknya juga membuka semua nozzle sebanyak 48 buah telah dibuka untuk mengakomodasi permintaan yang tinggi. 

Baca Juga: Epson Hadirkan Solution Center di Gubeng, Cakup Wilayah Indonesia Timur

"Semua sudah dibuka. Jadi tidak ada yang ditutup. Jadi memang jalan kanan kiri, depan belakang," katanya. 

Agus juga menyebut bahwa ini merupakan pertama kalinya antrean panjang akibat isu kenaikan BBM, dengan informasi yang beredar menyatakan kenaikan sekitar 30 persen untuk sebagian BBM dan 70 persen untuk Pertalite serta Solar. (rmt/gun)

Editor : Guntur Irianto
#Antrean BBM Surabaya #harga #antrean #BBM Naik #spbu