RADAR SURABAYA - Polisi mengungkap identitas korban dugaan penganiayaan yang ditemukan di dekat pintu masuk diskotik Jalan Simpang Dukuh, Genteng, Surabaya, Kamis (27/11). Korban adalah MRY, 24, alias Reza warga Sepanjang, Taman, Sidoarjo.
"Korban inisial MRY, 24, warga Taman Sidoarjo," kata Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya, Kamis (27/11).
Dijelaskan Vian, untuk korban dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya. Otopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab korban meninggal dunia. "Lukanya di kepala dan punggung," ucapnya. Ditanya terkait luka akibat sajam atau benda tumpul, Vian menyebut masih menunggu hasil otopsi. "Menunggu otopsi ya. Saksi masih tiga orang dan proses pemeriksaan saksi selanjutnya berjalan," terangnya.
Sementara adik korban Galih mengungkapkan Reza keluar rumah Rabu (26/11) sekitar pukul 17.30. Saat itu korban keluar rumah mengendarai motor sendiri. "Kemarin sebelum magrib berangkat sendiri naik sepeda motor. Nggak tahu (kemana)," terangnya.
Setelah keluar rumah korban tidak kunjung pulang hingga malam bahkan dini hari. Pihak keluarga baru mendapatkan kabar korban meninggal dunia Kamis siang. Tepatnya setelah dihubungi anggota Polsek Genteng.
"Belum keluarga. Sebelumnya kerja proyekan di Bali. Sudah pulang, sempat kerja proyek di Tropodo. Terus nyari kerjaan lagi," bebernya.
Kronologi Penemuan Korban Penganiayan di Diskotik Jalan Simpang Dukuh Surabaya
Diberitakan sebelumnya, seorang pria ditemukan meninggal dunia diduga menjadi korban penganiayaan. Korban ditemukan di depan diskotik Jalan Simpang Dukuh, Genteng, Surabaya, Kamis (27/11) pukul 03.30.
Korban yang belum diketahui identitasnya saat ini telah dievakuasi ke kamar mayat RSUD Dr Soetomo Surabaya. Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut dilaporkan sekitar pukul 03.30.
Anggota Polsek Genteng dan Polrestabes Surabaya setelah menerima laporan dari masyarakat terkait kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi.
Sesampainya di TKP, sudah bubar. Di lokasi polisi mendapati seorang pria meninggal dunia dengan kondisi luka kepala sebelah kiri robek dan korban tanpa identitas. Tim Inafis Polrestabes Surabaya lalu melakukan identifikasi korban. Korban lalu dievakuasi ke kamar mayat RSUD Dr Soetomo.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Iya benar, anggota lakukan olah TKP dan melaksanakan lidik untuk ungkap pelakunya," ujarnya kepada Radar Surabaya, Kamis (27/11). (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto