Surabaya - Peristiwa kecelakaan terjadi di Pintu Tol Banyu Urip. Atap gardu Gerbang tol setinggi lebih dari 5 meter itu ambruk usai ditabrak truk tronton yang diduga mengalami kerusakan pada hidrolis baknya. Alhasil, seluruh aktivitas lalu lintas terpaksa dialihkan.
Berdadarkan informasi, peristiwa ambruknya atap gardu di Gerbang Tol (GT) Banyu Urip, ruas Tol Surabaya–Gempol terjadi pada Kamis (6/11) sekitar pukul 19.00. Insiden tersebut menyebabkan kerusakan pada struktur atap plaza gardu dan membuat operasional di gerbang tersebut sementara ditutup.
Senior Manager Representative Office 3 Ruas Tol Surabaya–Gempol, Agus Susilo, menjelaskan bahwa petugas Mobile Customer Service langsung dikerahkan untuk mengevakuasi truk dan mengamankan lokasi sesaat setelah laporan diterima.
“Insiden ini terjadi akibat atap plaza gardu GT Banyu Urip tertabrak oleh bak kendaraan truk tronton,” ujar Agus Susilo.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat ini, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama pihak terkait tengah melakukan pemeriksaan struktur dan penanganan lanjutan untuk mempercepat proses normalisasi.
Sebagai langkah pengamanan, gerbang tol ditutup sementara waktu demi keselamatan pengguna jalan maupun petugas. JTT menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Pengguna jalan diimbau untuk menggunakan gerbang tol terdekat sebagai alternatif perjalanan dan tetap berhati-hati, terutama saat berkendara dalam kondisi hujan.
Editor : M Firman Syah