RADAR SURABAYA - Desainer busana muslim asal Surabaya, Lia Afif, kembali menghadirkan karya istimewa dalam dunia fashion Tanah Air.
Kali ini, ia mempersembahkan koleksi bertajuk “Rupakamastra”, yang berarti Rangkaian Puisi Elok dari Wastra Nusantara.
Nama tersebut lahir dari perpaduan tiga kata. Rupaka yang diambil dari bahasa Jawa Kuno berarti metafora dan Mestika dari bahasa Indonesia berarti terindah, serta Wastra yang juga bahasa Jawa Kuno berarti kain.
“Jadi, Rupakamastra ini merupakan rangkaian puisi terelok, sebuah metafora akan keindahan wastra Indonesia,” ungkap Lia Afif, Selasa (23/9).
Koleksi ini terdiri dari tujuh busana, dengan rincian enam look perempuan dan satu look laki-laki.
Lia memadukan siluet A, H, dan I dalam bentuk dress, long coat, hingga semi jas.
Warna-warna elegan seperti hitam, emas, navy blue, krem, dan perak mendominasi.
Ditambah sentuhan batik tulis prada yang berkilau, koleksi ini tampil mempesona.
“Saya memang suka batik, terutama batik prada. Motifnya elegan dan bisa dieksplorasi agar tetap modern,” jelasnya.
Keistimewaan karya Lia terlihat pada permainan material, mulai dari chiffon, lace, cotton, hingga lurik.
Semua dipadukan apik dengan batik tulis prada. Tak ketinggalan, detail manik-manik khas Lia Afif yang membuat tampilan semakin berkelas.
“Kalau full batik saya rasa kurang cocok untuk postur saya yang tidak terlalu tinggi. Karena itu, saya kombinasikan dengan warna polos seperti hitam, nude, dan navy blue. Tujuannya memberi kesan lebih langsing,” tutur Lia.
Dalam koleksi ini, Lia memilih batik tulis prada dari Pekalongan.
Alasannya, motif batik prada memiliki karakter yang anggun sekaligus mewah.
“Saya ingin menunjukkan bahwa batik prada bisa tampil elegan, bahkan untuk busana muslim modern,” pungkasnya. (sam/opi)
Editor : Nofilawati Anisa