Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sampoerna Academy Surabaya Ajak Orang Tua dan Siswa Melek Literasi Digital

Andy Satria • Senin, 15 September 2025 | 13:46 WIB

 

FESTIVAL: Suasana gelaran Literacy Festival 2025 yang digelar di Sampoerna Academy Grand Pakuwon Surabaya.
FESTIVAL: Suasana gelaran Literacy Festival 2025 yang digelar di Sampoerna Academy Grand Pakuwon Surabaya.

RADAR SURABAYA - Dalam rangka memperingati Hari Literasi Sedunia serta meningkatkan minat baca, Sampoerna Academy Grand Pakuwon Surabaya menggelar Literacy Festival 2025.

Mengusung tema “Read Today, Lead Tomorrow”, festival ini menghadirkan rangkaian kegiatan inspiratif, mulai dari parade kostum buku, pemilihan duta literasi, hingga seminar tentang pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran.

Kegiatan acara juga berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan literasi masyarakat.

Khususnya di Kota Surabaya yang dikenal sebagai salah satu kota literasi di Indonesia.

Principal Sampoerna Academy Grand Pakuwon Campus, Mary Jane, menegaskan, literasi saat ini tidak lagi sebatas kemampuan membaca, menulis, dan berhitung.

“Literasi juga mencakup keterampilan digital yang menjadi pondasi penting untuk menyiapkan siswa sebagai pemimpin masa depan. Termasuk kemampuan memanfaatkan AI dengan bijak,” ujarnya, Minggu (14/9).

Mary Jane menambahkan, festival ini rutin digelar setiap tahun sebagai wujud komitmen sekolah dalam membangun budaya literasi sejak dini sekaligus memperkuat keterampilan berpikir kritis siswa.

Ia berharap, melalui literasi, siswa Sampoerna Academy berani bersuara, menyampaikan ide, dan menciptakan solusi nyata untuk masa depan yang lebih berdaya saing.

“Dengan literasi, kami ingin melahirkan generasi muda yang unggul, inklusif, dan siap menghadapi tantangan global,” jelasnya.

Plt. Sekretaris Dispusip Jatim, Muhamad Arif Widodo, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, literasi harus diperkenalkan secara menyenangkan.

“Harapannya kegiatan ini bisa menginspirasi sekolah-sekolah lain. Literasi bukan sekadar membaca buku, tetapi juga aktivitas kreatif yang menumbuhkan minat,” ujarnya.

Berdasarkan data Dispusip, Surabaya mencatat Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) 84,32 persen dan Tingkat Gemar Membaca (TGM) 80,30 persen pada 2023.

Angka ini menunjukkan literasi sudah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Kota Pahlawan.

Sejumlah kegiatan menarik turut digelar, di antaranya Book Costume Parade, Literacy Ambassador, AI Story Book Cover Creation Competition, Parent Storytelling & Seminar dan Donasi Buku.

Selain itu, Sampoerna Academy juga menyediakan lebih dari 5.000 koleksi literatur dalam bentuk cetak dan digital, lengkap dengan layanan e-library, OPAC, hingga library drive-thru.

Sementara itu E.L. Sajogo, salah satu orang tua siswa, turut mengapresiasi kegiatan ini.

"Peran orang tua sangat penting. Membaca bersama anak sejak kecil bisa membentuk pola pikir yang kritis. Apalagi di era digital sekarang, orang tua harus ikut melek teknologi agar bisa membimbing anak dengan baik,” ujarnya. (sam/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#melek digital #pakuwon mall #orang tua #duta literasi #Sampoerna Academy #siswa #Radar Surabaya #Literasi