Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pura Besakih Jadi Tema Busana Avangard Rancangan Mahasiswa PCU Surabaya

Andy Satria • Kamis, 4 September 2025 | 23:38 WIB
BUSANA BUDAYA: Valen Handoko (kanan), mahasiswa Textile and Fashion Design (DFT) Petra Christian University (PCU) Surabaya merapikan busana karyanya, sebelum ditampilkan dalam peragaan busana.
BUSANA BUDAYA: Valen Handoko (kanan), mahasiswa Textile and Fashion Design (DFT) Petra Christian University (PCU) Surabaya merapikan busana karyanya, sebelum ditampilkan dalam peragaan busana.

RADAR SURABAYA - Kreativitas anak muda Surabaya memang tidak terbatas, salah satunya lewat karya busana bertema budaya. Valen Handoko, mahasiswa Textile and Fashion Design (DFT) Petra Christian University (PCU) Surabaya, membuat desain busana yang unik.

Dengan menghadirkan busana mewah, yang terinspirasi dari arsitektur Pura Besakih di Bali.

Busana ini diberi judul “Swarna”, berasal dari bahasa Sanskerta yang memiliki arti emas dengan menampilkan sentuhan mewah dengan tetap memegang erat nilai tradisional.

Ditampilkan dalam peragaan busana untuk memenuhi tugas akhir kuliahnya.

“Saya terinspirasi dari atap Pura Besakih untuk bagian headpiece. Sedangkan untuk kain, saya menggunakan perpaduan tenun endek Bali dan linen,” ujar Valen, Kamis (4/9).

Keistimewaan busana ini terletak pada kain tenun yang diproses dengan teknik prada.

Proses ini mirip mencanting batik, tetapi menggunakan warna emas sehingga kain tampak berkilau.

“Saya ingin memperkenalkan kain tradisional kepada generasi muda sekaligus ke dunia internasional. Kain tenun itu bisa modern, tapi tetap membawa identitas budaya,” tambahnya.

Dalam pengerjaannya, Valen mengaku menemukan sejumlah tantangan.

Bagian aksesoris kepala misalnya, harus dibuat fleksibel agar bisa menyesuaikan dengan ukuran kepala pemakai.

Belum lagi detail tiga dimensi pada bagian depan busana hingga proses rumit pada lengannya.

Meski begitu, hasil akhirnya tampil sebagai busana avangard bertema budaya.

“Harapan saya, karya ini bisa membuka wawasan generasi muda bahwa kain tradisional Indonesia tidak hanya untuk busana klasik, tetapi juga bisa diolah menjadi fashion kontemporer yang membanggakan,” ungkapnya.

Melalui karyanya tersebut, Valen berharap bisa memperkenalkan budaya nusantara, menuju kancah dunia. (sam/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#arsitektur #fashion #kontemporer #bali #Batik #kreativitas #PCU Surabaya #Pura Besakih #tugas akhir #Sansekerta #kain #Design #Radar Surabaya #tradisional