RADAR SURABAYA - Polisi masih menyelidiki kasus pembobolan apotek di Jalan Mastrip Karangpilang Surabaya. Akibat pembobolan tersebut pihak apotek mengalami kerugian belasan juta rupiah.
Kapolsek Karangpilang Kompol Rahayu Rini membenarkan pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya setelah mendapat laporan. Penyelidikan sudah dilakukan terkait kasus pembobolan di Jalan Mastrip Karangpilang, Surabaya, tersebut.
Hingga saat ini, anggota reskrim masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti serta meminta keterangan saksi-saksi. "Saksi masih dari pihak apotek," ujarnya, Jumat (18/4).
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Karangpilang Ipda Lutfhie mengatakan, anggota reskrim masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. "Belum diketahui (jumlah pelaku). Kami masih melakukan penyelidikan," ucapnya.
Salah satu karyawan apotek MH menjelaskan kasus pembobolan yang terjadi Kamis dini hari (17/4) merupakan kasus kelima yang terjadi di tempat kerjannya tersebut. Ini pencurian yang terjadi di apotek tersebut :
Pertama, pencurian ponsel pelaku bermodus sebagai pembeli.
Kedua, pencurian obat-obatan.
Ketiga pencurian motor milik kurir yang diparkir di depan apotek.
Keempat, percobaan pencurian motor, korban pengunjung.
Kelima, kasus pencurian brankas pada Kamis (17/4).
Diberitakan sebelumnya, sebuah apotek di Jalan Mastrip Karangpilang, Surabaya dibobol maling, Kamis (17/4) dini hari. Pelaku dikabarkan menggasak uang diperkirakan belasan juta rupiah yang disimpan di brankas apotek. Selain itu pelaku juga mencuri ponsel operasional. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto