RADAR SURABAYA - Pemudik yang menggunakan transportasi kapal laut yang tiba di Pelabuhan Tanjung Perak berangsur mengalami peningkatan.
Diprediksi puncak penumpang arus mudik di Pelabuhan Tanjung Perak terjadi pada Senin (24/3).
General Manager Cabang Kalimas dan GSN PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Pelindo Sub Regional Jawa, Ana Adiliya mengatakan, sampai dengan saat ini jumlah pemudik yang turun lebih banyak dibandingkan dengan yang naik kapal.
Karena pemudik yang tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya merupakan perantau di luar jawa yang berasal dari Surabaya dan sekitarnya.
"Sampai saat ini pemudik yang sudah tiba di pelabuhan Tanjung Perak mencapai 26.069 orang, sedangkan yang naik mencapai 8.383 orang," tutur Ana, Senin (24/3).
Ana menyebut mayoritas penumpang yang turun di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berasal dari kota tujuan seperti Makassar, Lembar, Balikpapan hingga Banjarmasin.
"Senin ini ada sekitar belasan kapal penumpang yang sandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya," jelasnya.
Dengan melihat meningkatnya penumpang dan kapal yang sandar, Ana menyebut puncak arus mudik di Pelabuhan Tanjung Perak pada H-7 atau sekitar tanggal 24 Maret.
"Kalau melihat dari animonya pemudik, hari ini (kemarin, Red) merupakan puncak pemudik yang tiba di Pelabuhan Tanjung Perak. Karena masih ada kapal hingga nanti malam yang sandar seperti KM Dorolonda," ungkap Ana.
Lebih lanjut Ana mengatakan, prediksi selama angkutan lebaran akan ada 264 ribu orang yang ada di Pelabuhan Tanjung Perak pada arus mudik.
"Kalau lonjakan ada prediksi kami sebesar 12 persen dari tahun sebelumnya," tuturnya.
Ana juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan keamanan selama perjalanan mudik.
"Kami mengimbau para pemudik untuk menjaga kesehatan, terutama di bulan puasa, dengan istirahat yang cukup, mengonsumsi vitamin, dan menjaga barang bawaan dengan hati-hati," pungkasnya. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari