RADAR SURABAYA - KPU Kota Surabaya menggelar deklarasi kampanye damai sebagai pertanda akan dimulainya tahapan masa kampanye untuk Pilwali Kota Surabaya 2024.
Sesuai tahapan di Peraturan KPU (PKPU) No. 8/2024, masa kampanye ini akan dimulai sejak tanggal 25 September hingga 23 November mendatang.
Baca Juga: Mahasiswa UTM yang Viral Tonjok hingga Piting Pacar Kini Resmi Ditahan Polres Bangkalan
Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Surabaya Soeprayitno mengungkapkan bahwa terhitung mulai pukul 00.00 WIB dinihari nanti, tahapan kampanye ini sudah resmi dimulai.
Tahapan ini merupakan hal wajib yang harus dilalui para pasangan calon untuk mendekatkan mereka dengan para pemilih.
"Dalam tahapan ini harapan kami dapat meningkatkan ketertarikan ataupun semangat para peserta pemilih untuk berbondong-bondong datang ke TPS menyalurkan hak pilihnya," kata Soeprayitno.
Pria yang akrab disapa Nano itu melanjutkan, kepedulian masyarakat yang tinggi itu merupakan cerminan dari wajah demokrasi hari ini yang semakin matang.
Meski hanya diikuti satu paslon tunggal, dia tetap mengajak paslon dan tim pemenangannya melaksanakan kampanye dengan damai.
Baca Juga: Dambakan Anak Perempuan, Ibu di Labura Sumut Gorok Bayinya dengan Parang dan Kapak hingga Tewas
"Mari jadikan Pilwali Kota Surabaya teladan, selain itu bersama bawaslu mari kita jadikan Pilwali Kota Surabaya berkeadaban dengan mematuhi seluruh regulasi yang ada," ujarnya.
Pada momen itu, kehadiran paslon Eri Cahyadi dan Armuji diwakili oleh Ketua Tim Pemenangannya yaitu Nur Syamsi.
Syamsi mengungkapkan, paslonnya tidak dapat hadir dalam momen itu lantaran ada sejumlah hal yang musti dilakukan terkait dengan pencalonan mereka.
"Tentu ini bukan bermaksud untuk tidak menghargai, tetapi memang ada beberapa hal yang memang tidak bisa ditinggalkan oleh paslon," kata Syamsi.
Mantan Ketua KPU Surabaya itu menambahkan, paslon Eri dan Armuji pada prosesi pengambilan nomor urut kemarin kembali mendapat nomor urut 1.
Menurut dia, melalui nomor itu dia berharap, seluruh kekuatan baik itu partai politik, kelompok masyarakat dan lain sebagainya menjadi satu dan ke depan dalam pelaksanaan kampanye damai ini bisa menjaga kondisi kota Surabaya.
"Tujuan kami dalam melaksanakan sosialisasi mengkampanyekan visi misi dan program pasangan calon tentu tidak diharapkan ada satupun proses interaksi yang merugikan antar pihak," ujarnya.
Baca Juga: Antisipasi Kejadian di Karawang, KAI Daop 8 Surabaya Lakukan Pengawasan dan Strerilkan Jalur
Dia melanjutkan Eri Cahyadi di banyak kesempatan sering mengatakan agar tidak ada fitnah satu sama lain. Sebab menurut dia, tidak ada keuntungan yang akan dihasilkan dari memfitnah satu sama lain tersebut.
"Pemufakatan seluruh elemen untuk mengusung Eri Armuji adalah untuk melanjutkan kebaikan-kebaikan yang sudah dilakukan untuk dilanjutkan di periode berikutnya," pungkasnya. (dim)