Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kakak Tewas Dianiaya Adik Sendiri di Karangpoh, Surabaya, Begini Modusnya

M. Mahrus • Kamis, 1 Agustus 2024 | 01:54 WIB
Garis polisi terpasang di rumah korban, Sandra, Taman Darmo Indah Selatan Gang GG/17, Tandes, Surabaya. (IST)
Garis polisi terpasang di rumah korban, Sandra, Taman Darmo Indah Selatan Gang GG/17, Tandes, Surabaya. (IST)

 

 

RADAR SURABAYA - Sandra, 30, perempuan yang tinggal Jalan Darmo Indah Selatan Gang GG, Karangpoh, Tandes, Surabaya, ditemukan tewas dengan leher terdapat kabel di dalam rumahnya, Selasa (30/7) sekitar pukul 14.00. Korban diduga dianiaya oleh adik perempuanya sendiri P, 26.

Pelaku sudah diamankan polisi. Salah satu sekuriti perumahan Septa Eka Pratama mengatakan, awalnya patroli keliling perumahan Selasa (30/7) sekitar pukul 06.00. Dia melihat pintu pagar rumah kontrakan yang dihuni korban terbuka tak seperti biasanya.

 Kemudian sekitar pukul 12.00, Septa patroli melintas di depan rumah tersebut. Pintu pagar masih terbuka. Di dalam teras juga ada motor matik dan paket.

Sekitar pukul 14.00, Septa melapor ke koordinator sekuriti. Oleh koordinatornya, Septa diminta menggedor pintu dan memanggil penghuni rumah. Setelah tidak ada respons, Septa lalu kembali keluar dan melapor ke koordinator.

"Disaksikan warga, kami bertiga masuk ke dalam rumah mengecek dua kamar. Pintu kamar tidak terkunci kosong. Lalu jalan ke arah tangga di dapur sisi belakang. Saya lihat ke atas menemui korban kayak tertelungkup ada kabel di leher," ujarnya, Rabu (31/7).

Sandra ditemukan meninggal dunia tak wajar. Septa lalu melapor ke koordinator sekuriti. Kemudian diteruskan ke Polsek Tandes.

Setelah dilakukan identifikasi dan pemeriksaan oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya, mayat korban dievakuasi ke RSUD dr Soetomo. Keluarga korban dan terduga pelaku sudah diperiksa polisi. "Malamnya itu diperiksa di Polsek. Termasuk terduga pelaku," tuturnya.

Ia menyebut, korban tinggal di rumah kontrakan sendiri. Diduga pelaku menganiaya korban pada Selasa dini hari. "Polisi rekonstruksi jam 14.00. Terduga pelaku juga ada," bebernya.

Plt Kasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Teguh Setiawan mengungkapkan, saat olah TKP polisi sempat mengira korban bunuh diri. Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya ternyata Sandra menjadi korban pembunuhan oleh adiknya sendiri.

"Kurang dari 1 x 24 jam, Tim Satreskrim Polrestabes Surabaya dan Polsek Tandes telah menangkap pelaku yang tak lain adalah adik kandungya sendiri. Kami masih melakukan pemeriksaan," ucapnya.  (rus)

Editor : Lambertus Hurek
#adik aniaya kakak surabaya #pembunuhan taman darmo indah selatan #kakak tewas dianiaya adik #pembunuhan surabaya