RADAR SURABAYA – Sudah menjadi hal umum bagi orang tua di Indonesia terutama yang beragama Islam melarang anak mereka keluar saat maghrib.
Sebagian orang, akan menilai hal itu kolot, mitos atau karena adat, atau hanya larangan semata untuk tidak keluar dari rumah.
Namun, ada rahasia yang sebenarnya sudah disampaikan Rasulullah SAW, agar anak-anak dilarang keluar rumah demi keamanan.
Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAW yang merupakan kekasih Allah SWT ini sudah menyampaikannya dan kebenaran dari apa yang disampaikan tidak diragukan.
Dan ini, baik untuk seluruh umat manusia, karena Rasulallah merupakan rahmatan lil alamin, rahmat bagi seluruh alam.
Dari sahabat Jabir radhiallahu’anhu, bahwa Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
( إِذَا كَانَ جُنْحُ اللَّيْلِ أَوْ أَمْسَيْتُمْ فَكُفُّوا صِبْيَانَكُمْ ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْتَشِرُ حِينَئِذٍ ، فَإِذَا ذَهَبَ سَاعَةٌ مِنْ اللَّيْلِ فَخَلُّوهُمْ ، وَأَغْلِقُوا الْأَبْوَابَ ، وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَفْتَحُ بَابًا مُغْلَقًا ، وَأَوْكُوا قِرَبَكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ ، وَخَمِّرُوا آنِيَتَكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ وَلَوْ أَنْ تَعْرُضُوا عَلَيْهَا شَيْئًا، وَأَطْفِئُوا مَصَابِيحَكُمْ ) رواه البخاري (3280)
“Jika malam datang menjelang, atau kalian berada di sore hari, maka tahanlah anak-anak kalian (di rumah), karena ketika itu setan sedang bertebaran. Jika telah berlalu sesaat dari waktu malam, maka biarkan mereka (jika ingin keluar). Tutuplah pintu dan berzikirlah kepada Allah, karena sesungguhnya setan tidak dapat membuka pintu yang tertutup. Tutup pula wadah minuman dan makanan kalian dan berzikirlah kepada Allah, walaupun dengan sekedar meletakkan sesuatu di atasnya, matikanlah lampu-lampu kalian” (HR. Bukhari 3280, Muslim 2012).
Lebih lanjut Rasulullah SAW juga bersabda
لَا تُرْسِلُوا فَوَاشِيَكُمْ - أي كل ما ينتشر من ماشية وغيرها - وَصِبْيَانَكُمْ إِذَا غَابَتْ الشَّمْسُ حَتَّى تَذْهَبَ فَحْمَةُ الْعِشَاءِ ، فَإِنَّ الشَّيَاطِينَ تَنْبَعِثُ إِذَا غَابَتْ الشَّمْسُ حَتَّى تَذْهَبَ فَحْمَةُ الْعِشَاءِ
Artinya: “Jangan lepas hewan ternak kalian dan anak-anak kalian apabila matahari terbenam hingga berlalunya awal waktu Isya. Karena setan bertebaran jika matahari terbenam hingga berlalunya awal waktu Isya.” (HR Muslim)
Dengan kata lain, apa yang diperintahkan orang tua agar anak-anak tidak keluar rumah saat magrib, bukan tidak ada dasarnya.
Menurut Ibnu ‘Abdil Barr, seorang ulama dan ahli hadits, larangan Rasulullah merupakan bentuk kepedulian untuk menjaga kita dari gangguan jin dan setan.
Selain itu, Imam An Nawawi menjelaskan:
Hadits ini mengandung sejumlah ajaran kebaikan serta adab-adab yang mengumpulkan maslahah dunia dan akhirat.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam memerintahkan untuk melaksanakan adab-adab sebagai sebab agar terhindar dari gangguan setan.
Allah ‘Azza wa Jalla menjadikan hal-hal ini sebagai sebab agar terhindar dari gangguan setan.
Maka, setan tidak mampu membuka penutup wadah makan dan minum, tidak dapat membuka pintu dan tidak dapat mengganggu anak kecil dan selainnya jika sebab-sebab dilakukan.
Sebagaimana juga disebutkan dalam hadits shahih bahwa jika seorang hamba membaca basmalah ketika masuk rumahnya, maka setan berkata, “Tidak ada tempat bermalam untukku”.
Maksudnya mereka mengatakan: “kita tidak memiliki kekuatan untuk bermalam di rumah mereka”. (nad/nug)
Editor : Jay Wijayanto