Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Atap Ambrol, Tukang Bangunan Jatuh dari Ketinggian 4 Meter

Lambertus Hurek • Kamis, 2 Juni 2022 | 03:06 WIB
MUSIBAH: Petugas BPBD Surabaya mengevakuasi Tamijan yang terjatuh dari atap rumah di Jalan Bukit Darmo 24, Surabaya, Rabu (1/6). (IST)
MUSIBAH: Petugas BPBD Surabaya mengevakuasi Tamijan yang terjatuh dari atap rumah di Jalan Bukit Darmo 24, Surabaya, Rabu (1/6). (IST)
SURABAYA - Apes dialami Tamijan. Kakek 67 tahun itu tergeletak kesakitan setelah jatuh dari atap ketinggian empat meter di rumah Jalan Raya Bukit Darmo Nomor 24, Surabaya, Rabu (1/6). Akibatnya, warga Desa Poncosari, Kecamatan Serandakan, Bantul, Jogjakarta, itu mengalami dislokasi kedua tangan dan luka parut di bagian kaki.

Kepala Sub Operasional BPBD Kota Surabaya Arif Sunandar menuturkan, pihaknya menerima laporan kejadian kecelakaan kerja sekitar pukul 08.51. Anggota BPBD dan tim medis lantas meluncur ke lokasi. Kondisi korban saat itu sudah tergeletak di lantai teras bangunan.

Beberapa warga medampingi dan memberikan pertolongan pertama pada korban. "Korban sadar. Indikasi mengalami dislokasi tangan dan luka parut di kaki," ujarnya.

Arif menjelaskan, semula korban hendak memperbaiki atap dan talang di lantai atas. Dia berada di atas atap rumah. Tak lama kemudian, korban mencoba naik ke lantai atas. Celakanya, saat itu atap yang diinjak ambrol.

"Atap tidak bisa menopang berat tubuh. Kemudian ambrol. Korban jatuh dari ketinggian kurang lebih empat meter," katanya.

Usai mendapatkan penanganan awal, korban lalu dirujuk ke RSUD dr Soetomo menggunakan ambulans Posko Terpadu Dukuh Pakis. "Pihak mandor selaku yang bertanggung jawab sudah medampingi korban," tandasnya. (rus/rek) Editor : Lambertus Hurek
#pekerja patah bukit darmo #tukang bangunan celaka surabaya #laka kerja bukit darmo #atap ambrol bukit darmo