Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pemkot Surabaya Beri Pekerjaan untuk Istri Awak KRI Nanggala

Lambertus Hurek • Jumat, 5 November 2021 | 03:59 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyaksikan pemberian bantuan kepada para istri awak KRI Nanggala. (IST)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyaksikan pemberian bantuan kepada para istri awak KRI Nanggala. (IST)
SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya memberikan bantuan kepada para istri awak kapal selam KRI Nanggala 402 yang berasal dari Surabaya. Bantuan yang diberikan berupa kontrak pekerjaan, pelatihan usaha hingga bantuan modal. Seremonial pemberian bantuan ini dilakukan di Balai Kota Surabaya oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Kamis (4/11).

Hadir 11 perempuan yang merupakan para istri dari 11 prajurit kru kapal selam KRI Nanggala 402 yang tenggelam pada 21 April 2021 lalu. Mereka menerima langsung dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya, Rini Indriyani.

Menurut Eri, intervensi yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya merupakan tindak lanjut dari komitmen pemerintah untuk memberikan dukungan penuh. Baik itu terhadap kebutuhan pendidikan anak, hingga pendapatan para istri patriot ksatria KRI Nanggala 402.

“Kita telah memberikan beasiswa pada putra-putrinya. Kemudian, kita memberikan apa yang dibutuhkan oleh istri para prajurit itu untuk keluarganya. Ada yang meminta untuk mengikuti pelatihan menjahit, ada yang meminta bantuan modal usaha, dan ada yang kita jadikan tenaga kontrak di Kota Surabaya,” katanya.

Eri memastikan pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan memberikan pendampingan kepada para istri KRI Nanggala 402. Sebab, Pemkot Surabaya ingin memberikan yang terbaik untuk para pejuang-pejuang Negara Indonesia, khususnya dari Kota Surabaya.

Sebelas istri patriot ksatria KRI Nanggala 402 penerima bantuan intervensi dari Pemkot Surabaya, yakni Diana Suprapti istri alm. Letda Laut Adhi Laksmono sebagai tenaga kontrak di Kelurahan Simomulyo Baru, Kasmaya istri alm. Lettu Anang Sutrianto sebagai tenaga kontrak di Dinas Kepemudaan dan Olahraga, dan Laras Putri Makswarie istri alm. Lettu Muh Imam Adi Aji K. sebagai tenaga kontrak di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Kemudian, Martha Famira Minardi istri alm. Kopda Dirgantara Nugroho Putranto sebagai tenaga kontrak di Puskesmas Dukuh Kupang, Anisa Budi Mulia, istri alm. Klk Eta Roni Efendi sebagai tenaga kontrak di Puskesmas Bulak Banteng, Heny Presianawati istri alm. Mayor Wisnu Soebiantoro sebagai tenaga kontrak di Badan Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah, Ekhan Retno Asih Primadani istri alm. Mayor Laut Eko Firmanto mendapatkan pelatihan menjahit selama enam bulan, dan Dian Arisa Cahyadi Kemala, istri alm. Serda Purwanto mendapatkan pelatihan menjahit selama 6 bulan.

Kemudian Lutfiana Endriyani istri alm. Serda Wahyu Adiyas Setiawan, ST mendapatkan pelatihan menjahit selama enam bulan, Ninda Rija Dwiyanti, istri alm. Letkol Heri Oktavian pelatihan menjahit selama enam bulan, dan Cica Yuemi. istri alm. Letda Munawir mendapatkan bantuan modal usaha alat dan bahan laundry.

Sementara itu, Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Koarmada II Kolonel Laut (P), Wirawan Ady Prasetya menyampaikan terima kasih atas perhatian yang telah diberikan oleh Pemkot Surabaya kepada istri patriot ksatria KRI Nanggala 402.

“Saya sangat bahagia, bangga, dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan bapak wali kota kepada para istri dari Pahlawan KRI Nanggala 402, yang sudah mengabdikan diri dan memberikan hidupnya kepada nusa dan bangsa. Saya yakin atas perhatian ini semua akan sangat bermanfaat untuk kehidupan keluarga yang ditinggalkan,” kata Kolonel Wirawan. (rmt/rak) Editor : Lambertus Hurek
#beasiswa putra putri KRI Nanggala #wali kota surabaya tampung istri awak Nanggala #pemkot surabaya pekerjakan istri awak KRI Nanggala #bantuan pemkot untuk istri awal KRI Nanggala