Akibat ulah si maling, sepeda motor Honda Vario warna hitam nopol L 2667 CB yang dipakai korban raib. Adik ipar korban, Anang, mengatakan bahwa motor yang hilang adalah motor istrinya, Mujiati. Namun, saat itu motor dipinjam kakaknya, Juned, dipakai ke penginapan di Jalan Dukuh Kupang Timur. "Dipakai kakak saya. Baru diparkir sebentar sudah hilang dicuri," ujarnya kepada Radar Surabaya, Senin (30/11).
Anang menjelaskan, motor diketahui hilang sekitar pukul 17.30 menjelang magrib. Setelah itu kakaknya langsung mencari tahu keberadaan motor dan meminta resepsionis penginapan untuk membuka rekaman video CCTV. "Itu kan di CCTV pelakunya beraksi pukul 15.51. Pelaku datang dari seberang jalan. Motor sudah dikunci setir," bebernya.
Dari video rekaman CCTV berdurasi 1 menit 18 detik, pelaku datang ke lokasi berjalan kaki sambil mengoperasikan ponsel. Dia lalu masuk menghampiri motor korban yang diparkir di teras penginapan bersama dua motor lain.
Tak lama kemudian, pelaku mengeluarkan kunci T dari dalam saku celana samping kiri. Lalu melihat situasi sekitar. Setelah dipastikan aman, pelaku yang memakai kaos hitam, celana pendek putih itu lantas duduk di jok motor dan merusak kunci setir.
Tak butuh waktu lama, kunci setir berhasil dirusak. Pelaku menuntun motor keluar. Karena tidak dapat distarter, pelaku menyalakan motor dengan cara stater kaki. Setelah mesin nyala, kaburlah dia. "Kemarin sama teman-teman sudah lapor ke Polsek Sawahan dan sudah olah TKP," terang pria yang bekerja di Dinas PMK Kota Surabaya itu.
Kanit Reskrim Polsek Sawahan Iptu Ristitanto saat dikonfirmasi membenarkan bahwa korban sudah melapor, Senin (30/11). ''Kami masih berupaya menangkap pelaku dengan bukti rekaman CCTV," kata Ristitanto. (rus/rek) Editor : Administrator