Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Festival Tari Remo dan Yosakoi, Ajang Pertukaran Budaya

Administrator • Senin, 9 Juli 2018 | 22:45 WIB
Festival Tari Remo dan Yosakoi, Ajang Pertukaran Budaya
Festival Tari Remo dan Yosakoi, Ajang Pertukaran Budaya

SURABAYA - Suara musik gamelan menggema sejak pagi di Taman Surya, Balai Kota Surabaya, Minggu (8/7). Di hari itu, untuk ke-16 kalinya, Festival tahunan Tari Remo dan Yosakio diselenggarakan. Kegiatan ini merupakan implementasi dari hubungan kerja sama sister city antara Kota Surabaya dengan Kota Kochi, Jepang, dalam bidang kebudayaan.


Festival Tari Remo dan Yosakoi ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana. Dalam sambutannya, ia berharap, festival ini dapat menjadi pembelajaran bagi generasi muda untuk saling memahami dan mengenal budaya antar bangsa. Menariknya, sebelum acara dimulai, para tamu undangan disuguhi dengan penampilan 100 penari remo yang melenggok dan menghentakkan kaki secara kompak dan harmonis. 


"Saya sangat mengapresiasi festival ini. Event tahunan ini juga mendapatkan minat tersendiri di masyarakat. Terbukti, peserta tahun ini mengalami peningkatan. Jika tahun kemarin hanya 43 grup, tahun ini jumlah peserta menjapai 53 grup. Jadi kurang lebih 500 peserta yang ambil bagian di tahun ini," ungkap Wisnu. 


Peserta-peserta yang mengikuti festival ini berasal dari berbagai sanggar. Kebanyakan dari mereka  terlihat sudah sangat mahir menarikan tari tradisional dari kedua negara ini. Seperti Kanza Kalisa Putri yang pergi dari satu kota ke kota lain untuk membawakan tarian tradisional. 


“Saya belajar tidak hanya tari remo saja, tapi semua tarian tradisional, saya seneng dan pengen melestarikan budaya, “ ujarnya. 


Sementara itu, Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Masaki Tani berharap, dengan diadakannya acara ini, hubungan sister city antara kedua negara makin terjalin dengan baik hingga 10 dan 20 tahun ke depan. Dalam sambutannya tersebut, pihaknya berencana mengundang para penari remo dari Surabaya untuk dapat mengisi Festival Yosakoi di Kota Kochi. 


"Kami menunggu kedatangan para penari Surabaya untuk dapat menari di Festival Yosakoi-Kochi dimasa mendatang," ujarnya. (is/nur)

Editor : Administrator