Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Belgia Bantai Amerika Serikat 4-1, Charles De Ketelaere Menggila dan Tantang Spanyol di Perempat Final Piala Dunia 2026

Rahmat Adhy Kurniawan • Selasa, 7 Juli 2026 | 10:13 WIB
Charles De Ketelaere jadi bintang kemenangan Belgia atas Amerika Serikat. (AP Photo)
Charles De Ketelaere jadi bintang kemenangan Belgia atas Amerika Serikat. (AP Photo)

RADAR SURABAYA – Belgia tampil luar biasa saat menghancurkan tuan rumah Amerika Serikat dengan skor telak 4-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Lumen Field, Seattle, Selasa (7/7) WIB.

Kemenangan meyakinkan ini mengantarkan Setan Merah melaju ke perempat final untuk menghadapi Spanyol.

Bintang kemenangan Belgia adalah Charles De Ketelaere yang mencetak dua gol dan satu assist.

Penyerang berusia 25 tahun itu menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Amerika Serikat yang tampil di bawah performa terbaiknya.

Amerika Serikat sebenarnya mendapat angin segar setelah FIFA mencabut hukuman larangan bermain satu pertandingan terhadap penyerang andalan Folarin Balogun.

Namun, keputusan kontroversial tersebut tidak mampu mengubah jalannya pertandingan.

Sebaliknya, sejumlah kesalahan fatal di lini pertahanan serta blunder kiper Matt Freese justru memudahkan Belgia mengamankan kemenangan.

Baca Juga: Dari Jerman 2006 hingga Amerika Utara 2026, Perjalanan Cristiano Ronaldo di Enam Piala Dunia Berakhir

De Ketelaere Buka Keran Gol Belgia

Belgia langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Hasilnya, De Ketelaere membuka keunggulan pada menit kedelapan setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Amerika Serikat.

Gol tersebut menjadi yang pertama membuat Amerika Serikat tertinggal lebih dahulu sepanjang perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.

Tuan rumah sempat membalas melalui tendangan bebas Malik Tillman pada menit ke-31.

 Bola yang mengenai kepala Hans Vanaken mengecoh kiper Thibaut Courtois, sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Namun, kegembiraan publik tuan rumah hanya bertahan 61 detik. De Ketelaere kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Leandro Trossard, membawa Belgia kembali unggul 2-1 hingga turun minum.

Blunder Matt Freese Jadi Titik Balik

Memasuki babak kedua, petaka kembali menghampiri Amerika Serikat.

Kiper Matt Freese gagal mengantisipasi bola panjang dari Brandon Mechele. Bola yang lepas dari penguasaannya mengenai De Ketelaere sebelum disambar Hans Vanaken dari luar kotak penalti.

Baca Juga: Amerika Serikat vs Belgia: Misi Generasi Baru Akhiri Bayang-bayang Generasi Emas

Tembakan Vanaken sempat membentur Tim Ream sebelum bersarang ke gawang Amerika Serikat.

Gol tersebut membuat Belgia unggul 3-1 dan semakin mengendalikan jalannya pertandingan.

Pelatih Mauricio Pochettino tampak frustrasi. Seusai gol kedua Belgia, ia bahkan menendang rak botol minuman di depan bangku cadangan sebagai bentuk kekecewaannya terhadap penampilan tim.

"Sejak awal kami tidak mampu masuk ke dalam permainan. Ini menjadi proses pembelajaran.

Kami harus mengevaluasi pertandingan ini dan memahami mengapa kami tidak bermain seperti pada laga-laga sebelumnya," kata Pochettino.

Lukaku Tutup Pesta Gol Belgia

Pelatih Belgia Rudi Garcia memasukkan Romelu Lukaku pada menit ke-67 untuk menambah daya gedor.

Keputusan tersebut terbukti tepat. Pada menit ketiga injury time, Lukaku memanfaatkan kesalahan Chris Richards sebelum melepaskan penyelesaian sempurna yang memastikan kemenangan Belgia 4-1.

Gol tersebut menjadi gol internasional ke-93 sepanjang karier Lukaku bersama Belgia.

Belgia Tantang Spanyol, Amerika Gagal Ukir Sejarah

Kemenangan ini membuat Belgia memperpanjang rekor tidak terkalahkan menjadi 18 pertandingan sekaligus memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026.

Pada laga berikutnya, Belgia akan menghadapi Spanyol di Inglewood, California, pada Jumat (10/7). Pemenang laga tersebut akan bertemu Prancis atau Maroko di semifinal.

Sebaliknya, perjalanan Amerika Serikat harus berakhir di babak 16 besar. Mereka kembali gagal mencapai perempat final untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 2002.

Kekalahan ini juga memperpanjang dominasi Belgia atas Amerika Serikat menjadi tujuh kemenangan beruntun sejak 1930.

Selain itu, seluruh wakil CONCACAF dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026. Tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, sama-sama gugur di babak 16 besar.

Dengan demikian, seluruh tim yang lolos ke perempat final berasal dari Eropa, Afrika, dan Amerika Selatan.(rak) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Amerika Serikat vs Belgia #Piala Dunia 2026 #Charles De Ketelaere