Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tour de France 2026: Olav Kooij Raih Kemenangan Perdana, Etape 6 Siap Hadirkan Duel di Pyrenees

Rahmat Adhy Kurniawan • Kamis, 9 Juli 2026 | 06:06 WIB
Pembalap Belanda Olav Kooij meraih kemenangan dramatis pada etape kelima Tour de France 2026 setelah sejumlah pembalap mengalami kecelakaan hanya beberapa kilometer menjelang finis, tepatnya saat balapan menyisakan kurang dari lima kilometer.(Tour de France)
Pembalap Belanda Olav Kooij meraih kemenangan dramatis pada etape kelima Tour de France 2026 setelah sejumlah pembalap mengalami kecelakaan hanya beberapa kilometer menjelang finis, tepatnya saat balapan menyisakan kurang dari lima kilometer.(Tour de France)

RADAR SURABAYA – Pembalap Belanda, Olav Kooij, meraih kemenangan perdananya di Tour de France 2026 setelah menjadi yang tercepat pada sprint akhir etape kelima dengan rute Lannemezan menuju Pau, Rabu (8/7).

Pembalap Decathlon CMA CGM itu mengungguli Max Kanter (XDS Astana) di posisi kedua dan Tim Merlier (Soudal Quick-Step) di peringkat ketiga.

Sementara itu, Jasper Philipsen (Alpecin-Premier Tech), pemenang sprint di Pau pada 2024, harus puas finis di posisi kelima.

"Meraih kemenangan ini sungguh luar biasa. Saya harus melewati beberapa etape sulit dan menunggu kesempatan pertama untuk melakukan sprint di Tour de France. Kemenangan ini sangat berarti," kata Kooij, dikutip dari laman resmi Tour de France.

Kooij mengaku kemenangan tersebut menjadi momen penting setelah melalui awal musim yang penuh tantangan.

Baca Juga: Ruben Amorim Buka Suara soal Kegagalan di Manchester United: Saya Melakukan Kesalahan

 Pembalap berusia 24 tahun itu mengatakan dirinya harus terus menjaga kepercayaan diri untuk kembali ke performa terbaik.

"Saya senang bisa kembali ke level ini setelah musim semi yang cukup berat, ketika saya harus terus percaya kepada diri sendiri melalui banyak rintangan," ujarnya.

Kemenangan di Pau juga menjadi pencapaian bersejarah bagi Decathlon CMA CGM. Hasil tersebut merupakan kemenangan ke-23 tim itu sepanjang sejarah keikutsertaannya di Tour de France sekaligus kemenangan sprint pertama sejak 2004.

Etape kelima menjadi kesempatan emas bagi para sprinter setelah rangkaian etape awal yang lebih menguras tenaga.

Pada awal balapan, Baptiste Veistroffer (Lotto Intermarché) melakukan solo breakaway dan sempat membuka keunggulan hingga 3 menit 40 detik atas rombongan utama.

Pembalap Prancis itu kemudian memenangi sprint antara di Vic-en-Bigorre pada kilometer ke-113,5 dan dinobatkan sebagai pembalap paling agresif pada etape kelima.

Memasuki 14 kilometer terakhir, Veistroffer akhirnya tertangkap oleh peloton. Upaya Fred Wright (Bahrain Victorious), Kasper Asgreen (EF Education-EasyPost), dan Valentin Paret-Peintre untuk mencuri kemenangan juga berhasil digagalkan.

Drama terjadi dalam lima kilometer terakhir ketika kecelakaan membuat pemegang jersey kuning, Torstein Træen (Uno-X Mobility), tertinggal dari kelompok utama.

 Namun, pembalap asal Norwegia itu mampu mengejar kembali sehingga tetap mempertahankan posisinya di puncak klasemen umum.

Menjelang garis finis, XDS Astana berusaha membuka jalan bagi Max Kanter. Namun, Kooij melancarkan sprint yang lebih kuat sehingga berhasil melewati seluruh pesaingnya untuk mengamankan kemenangan etape.

Hasil etape kelima tidak mengubah persaingan klasemen umum. Torstein Træen tetap mengenakan jersey kuning menjelang etape keenam yang akan menjadi ujian berat bagi para pembalap.

Mereka akan memasuki Pegunungan Pyrenees dengan melintasi tanjakan legendaris Col d'Aspin dan Col du Tourmalet sebelum finis di Gavarnie-Gèdre.(rak) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#tour de france 2026 #olav kooij #jersey kuning #balap sepeda