RADAR SURABAYA – Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Jember (PP KAUJE) menyerahkan seluruh hasil pendaftaran KAUJE Run 2026 sebagai dana beasiswa bagi mahasiswa Universitas Jember (Unej) yang berasal dari keluarga kurang mampu. Langkah tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian alumni terhadap keberlangsungan pendidikan di almamater.
KAUJE Run 2026 yang digelar pada Minggu (5/7) diikuti 1.417 peserta, terdiri atas 277 pelari kategori 10 kilometer dan 1.140 pelari kategori 5 kilometer. Seluruh biaya pendaftaran peserta akan dialokasikan untuk membantu mahasiswa yang mengalami kendala dalam membayar uang kuliah tunggal (UKT).
Ketua PP KAUJE Muhammad Sarmuji mengatakan seluruh dana pendaftaran peserta akan diserahkan kepada Unej untuk disalurkan sebagai beasiswa bagi mahasiswa yang membutuhkan.
"Seluruh uang pendaftaran yang dibayarkan oleh peserta akan diserahkan kepada Unej sebagai beasiswa bagi mahasiswa yang membutuhkan," ujar Sarmuji di sela kegiatan KAUJE Run 2026.
Biaya pendaftaran kategori 5 kilometer dipatok sebesar Rp135.000 per peserta, sedangkan kategori 10 kilometer sebesar Rp166.500. Dari total peserta yang mengikuti ajang tersebut, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp200.020.500.
Sarmuji menjelaskan, program tersebut merupakan wujud kontribusi alumni dalam mendukung akses pendidikan bagi mahasiswa Unej yang mengalami kesulitan ekonomi.
"Seluruh uang pendaftaran KAUJE Run 2026 kami peruntukkan bagi adik-adik mahasiswa Unej yang membutuhkan dalam bentuk beasiswa KAUJE," katanya.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu juga mengajak seluruh alumni Universitas Jember untuk terus memperkuat sinergi dengan almamater melalui berbagai bentuk kontribusi sesuai kemampuan masing-masing.
Rektor Unej Iwan Taruna mengapresiasi langkah PP KAUJE yang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap mahasiswa. Menurutnya, bantuan tersebut akan meringankan beban mahasiswa yang sedang menghadapi kesulitan biaya pendidikan.
"Terima kasih kepada pengurus dan anggota KAUJE. Langkah ini menjadi bukti sinergi yang baik antara alumni dan Universitas Jember. Apalagi, ini bukan kali pertama KAUJE memberikan beasiswa kepada mahasiswa," ujarnya.
Selain mengusung misi sosial, KAUJE Run 2026 juga berlangsung meriah. Para peserta bersaing pada kategori lari 5 kilometer dan 10 kilometer dengan menampilkan kemampuan terbaik mereka.
Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, ajang tersebut diikuti seorang warga negara Prancis yang saat ini berada di Banyuwangi.
Rentang usia peserta pun cukup beragam. Peserta termuda tercatat berusia sembilan tahun, sedangkan peserta tertua berusia 60 tahun. KAUJE Run 2026 sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan KAUJE Fest 2026 yang diselenggarakan oleh keluarga besar alumni Universitas Jember sejak mulai Jumat (3/7) hingga ditutup pada Minggu (5/7).(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan