Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Wamenkes Datangi FK Unair Surabaya, Fokus Berantas TBC dan Perkuat Riset Kesehatan Nasional

Rahmat Sudrajat • Jumat, 22 Mei 2026 | 16:57 WIB
Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K) (kanan) , saat berkunjung ke Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya.
Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K) (kanan) , saat berkunjung ke Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya.

RADAR SURABAYA – Pemerintah terus memperkuat sistem kesehatan nasional melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.

Salah satu langkah strategis dilakukan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K), saat mengunjungi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jumat (22/5).

Kunjungan tersebut menjadi forum penting untuk membahas penguatan pendidikan kedokteran, pelayanan kesehatan, hingga pengembangan riset medis nasional.

Dalam pertemuan itu, Wamenkes menegaskan komitmen pemerintah mendukung inovasi dan penelitian kesehatan di Indonesia.

Menurut dr. Benjamin, Indonesia memiliki banyak tenaga medis dan peneliti berkualitas, namun masih membutuhkan dukungan lebih besar dari negara agar hasil penelitian dapat berkembang dan dimanfaatkan masyarakat luas.

“Indonesia adalah negara besar dengan banyak ahli hebat, namun penelitian belum sepenuhnya didukung negara. Banyak inovasi luar biasa yang belum terekspos.

Baca Juga: Isu Pembatasan BBM Bersubsidi, Dewan Surabaya Imbau Warga Tidak Panik

Karena itu, Kemenkes siap memfasilitasi dan mendanai agar karya tersebut memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain membahas penguatan riset kesehatan, pemerintah juga menaruh perhatian serius terhadap upaya pemberantasan tuberkulosis (TBC) di Indonesia.

 Wamenkes menyebut sinergi antara Kementerian Kesehatan dengan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam mempercepat penanganan penyakit menular tersebut.

Ia menambahkan, kerja sama antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi akan terus diperkuat demi menciptakan ekosistem kesehatan nasional yang inovatif dan berkelanjutan.

“Jika Unair memiliki gagasan yang bagus, langsung hubungi saya. Penelitian Unair akan kami dukung dan danai. Nanti akan dibentuk tim khusus agar pelaksanaannya berjalan optimal,” tegasnya.

Kunjungan Wamenkes ke FK Unair Surabaya ini diharapkan menjadi awal sinergi kuat antara pemerintah dan dunia akademik

dalam memperkuat layanan kesehatan nasional, meningkatkan kualitas riset medis, serta mempercepat penanganan tuberkulosis di Indonesia.(rmt) 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#dr. Benjamin Paulus Octavianus #Wamenkes #tbc #Unair