Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tragedi Pembunuhan Cucu Mpok Nori, Dibunuh Mantan Suami WNA Irak Usai Ditalak

Nurista Purnamasari • Senin, 23 Maret 2026 | 11:51 WIB
Pelaku pembunuhan Dwhinta Anggary, cucu seniman Betawi legendaris Mpok Nori, tertangkap rekaman CCTV di Jalan Daman I, Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. (Istimewa)
Pelaku pembunuhan Dwhinta Anggary, cucu seniman Betawi legendaris Mpok Nori, tertangkap rekaman CCTV di Jalan Daman I, Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. (Istimewa)

RADAR SURABAYA - Peristiwa tragis menimpa Dwhinta Anggary, 37, cucu seniman legendaris Betawi Mpok Nori. Ia ditemukan tewas di kamar kontrakannya di Jalan Daman I, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (21/3). 

Polisi menduga pelaku adalah mantan suami siri korban, FD, 49, warga negara Irak yang dikenalnya saat bekerja sebagai TKI di Malaysia.

Kakak kandung korban, Dian Puspitasari, 40, mengungkapkan bahwa hubungan keduanya telah berakhir sejak Februari 2026 setelah korban ditalak secara lisan. 

Baca Juga: Aurelie Moeremans Bawa Broken Strings ke Layar Lebar

“Dikira suaminya sudah pergi jauh, ternyata pindah ngontrak di depan rumah adik saya,” ujarnya.

Dugaan Motif dan Kronologi

Keluarga menduga kecemburuan menjadi pemicu tragedi. Dian menuturkan, hubungan korban dan pelaku mulai renggang setelah korban aktif bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 

“Sejak adik saya kerja, temannya jadi banyak, ada aktivitas di luar. Mungkin dia cemburu,” katanya.

Baca Juga: Tips Hidup Sehat Usai Makan Enak dan  Banyak Saat Lebaran

Warga sekitar sempat melihat korban dan pelaku terlibat cekcok pada Kamis (19/3) malam. Korban kemudian ditemukan tidak bernyawa di atas kasur dengan luka di leher. 

Rekaman CCTV memperlihatkan pelaku mondar-mandir di sekitar lokasi sebelum masuk ke kontrakan korban membawa senjata tajam.

Dian menuturkan bahwa korban dikenal sebagai pribadi baik dan penurut. “Korban itu baik banget, penurut, dan suka mengalah. Kalau diomelin, dia cuma nyengir saja. Murah senyum orangnya,” ungkapnya. 

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Senin 23 Maret Ambruk Rp50.000, Saat Tepat untuk Borong?

Ia menambahkan, keluarga berharap pelaku mendapat hukuman setimpal. “Kalau pelaku ya hukum seadil-adilnya saja, seberat mungkin. Tapi kita ikuti prosedur kepolisian,” tegasnya.

Selain itu, Dian mengungkapkan bahwa selama pernikahan korban sempat mengalami tiga kali keguguran tanpa didampingi pelaku. 

“Sampai dikuburin pun adik saya yang cowok yang selalu mengazanin, yang mengurusin semuanya,” ujarnya.
Penangkapan Pelaku

Polisi berhasil menangkap FD di ruas tol menuju Merak setelah melacak keberadaannya yang sempat berpindah ke kawasan Puncak, Bogor. 

Baca Juga: Erick Thohir Tantang Indonesia Buktikan Diri di FIFA Series 2026, Siap Jadi Tuan Rumah Terbaik!

Kanit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Edi Handoko, mengatakan pelaku sempat bergerak menuju Bandara Soekarno-Hatta sebelum akhirnya ditangkap. 

“Diduga tujuannya melarikan diri. FD ini statusnya masih WNA, bahasa Indonesia pun belum lancar,” ujarnya.

Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardi Marasabessy, menambahkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan. 

Baca Juga: Veda Ega Pratama Tembus 3 Besar Klasemen Moto3 2026 Usai GP Brasil, Selisih 1 Poin dari Runner-up!

“Korban ditemukan meninggal dunia di lantai dengan kondisi di lantai dan kasur terdapat darah mengering,” jelasnya. Saat ini, pelaku telah diamankan di Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. (kmp/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#pembunuhan cucu mpok nori #wna irak #mpok nori #betawi #viral #Cipayung Jatim #Pembunuhan