RADAR SURABAYA – Petenis nasional Christopher Rungkat memasuki fase baru dalam kariernya.
Atlet yang menjadi andalan Jawa Timur dan akrab disapa Christo itu mengaku tengah menjalani masa transisi sebagai petenis setelah memutuskan untuk fokus menjadi pelatih bagi petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi.
“Di peran sebagai pelatih Aldila, saya masuk masa transisi karena sudah tidak full time touring lagi,” kata Christo seperti dikutip dari Antara, Kamis.
Meski demikian, Christo menegaskan belum sepenuhnya meninggalkan dunia kompetitif. Ia masih membuka peluang tampil di sejumlah ajang penting, terutama untuk membela Merah Putih.
“Mungkin hanya Davis Cup dan multievent,” ujarnya.
Saat ini, Christo mendampingi Aldila dalam turnamen Australian Open. Namun, ia memastikan tetap akan memperkuat tim Davis Indonesia saat menjamu Togo pada laga play off Piala Davis World Group II yang digelar di Jakarta pada 7–8 Februari mendatang.
Target SEA Games 2027 Jadi Akhir Karier
Keputusan Christo untuk menekuni peran sebagai pelatih mengisyaratkan bahwa masa pensiunnya sebagai petenis profesional kian dekat. Meski begitu, ia masih menargetkan satu ajang besar sebelum benar-benar gantung raket.
“Paling mungkin SEA Games 2027 akan menjadi tahun terakhir saya,” kata Christo.
Kerja sama Christo dan Aldila sebagai pemain sekaligus pelatih dimulai sejak Aldila tampil di Hobart International pekan lalu.
Menurut Christo, rencana tersebut sejatinya telah dipersiapkan sebelum musim 2025 berakhir.
Ia berharap kemitraan ini dapat memberikan dampak positif bagi performa Aldila, bahkan berlanjut hingga Olimpiade Los Angeles 2028.
“Dengan chemistry saya dan Dila yang sangat baik di lapangan, saya berharap bisa membantu Dila untuk musim 2026. Tidak menutup kemungkinan kerja sama ini berlanjut sampai Olimpiade 2028,” ujarnya.
Baca Juga: Bayern Munich Menyusul Arsenal! Ini Dua Tim yang Sudah Aman di 16 Besar Liga Champions
Rekam Jejak Prestasi Christo/Aldila
Christopher Rungkat dan Aldila Sutjiadi bukan pasangan baru di dunia tenis Indonesia. Keduanya pertama kali berduet pada Asian Games 2018 Jakarta–Palembang dan langsung mempersembahkan medali emas untuk Indonesia.
Prestasi tersebut berlanjut di SEA Games 2019 Filipina dengan raihan emas, disusul medali emas di SEA Games 2021 Vietnam. Dominasi pasangan ini berlanjut dengan memastikan hattrick medali emas pada SEA Games 2023 Kamboja.
Namun, pada SEA Games 2025 Thailand yang berlangsung bulan lalu, pasangan Christo/Aldila harus puas meraih medali perunggu.
Dengan pengalaman panjang dan chemistry yang telah teruji, peran baru Christopher Rungkat sebagai pelatih diharapkan mampu membawa Aldila Sutjiadi meraih prestasi lebih tinggi di level dunia.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan