Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

WNA Arab Saudi Meninggal Saat Main Jetski di Pantai Buffalo Sukabumi, Ini Penyebabnya

Nurista Purnamasari • Selasa, 6 Januari 2026 | 06:19 WIB
Seorang WNA asal Arab Saudi saat bermain jetskidi Pantai Buffalo Sukabumi, sedangkan seorang lagi masih kritis.
Seorang WNA asal Arab Saudi saat bermain jetskidi Pantai Buffalo Sukabumi, sedangkan seorang lagi masih kritis.

RADAR SURABAYA - Seorang wisatawan asal Arab Saudi dilaporkan meninggal setelah mengalami kecelakaan saat bermain jetski di Pantai Buffalo, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (5/1).

Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan sempat disaksikan langsung oleh relawan kemanusiaan yang berada di lokasi.

Musyafa Kausar, 24, saksi mata sekaligus relawan kemanusiaan, menceritakan detik-detik mengerikan saat peristiwa itu terjadi.

Menurutnya, korban yang mengendarai jetski bersama seorang penumpang perempuan berusaha kembali ke tepian setelah bermain di tengah laut.

Awalnya, pengelola sempat memberikan arahan, namun kemudian melepas korban ke tengah laut tanpa pendampingan lebih lanjut.

Musyafa menuturkan, petaka terjadi ketika korban mencoba menerobos ombak besar di bibir pantai.
Jetski yang dikemudikan korban terbalik setelah menabrak ombak, menyebabkan tubuh korban dan penumpangnya terhempas.

Meski keduanya mengenakan pelampung, benturan keras dengan bodi jetski diduga menjadi penyebab fatal kematian korban.

“Saat ke tepi pantai mencoba menerobos ombak, ada ombak besar yang ditabrak, lalu jetski ini terbalik. Kelihatan jelas sekali ada benturan di situ,” ungkap Musyafa.

Korban dilaporkan mengalami luka parah di bagian kepala. Sementara penumpang perempuan yang bersamanya masih dalam kondisi kritis dan segera dilarikan ke rumah sakit.

Selain kronologi kecelakaan, Musyafa juga menyoroti lambatnya respons pengelola wahana. Ia mengaku sempat berteriak meminta pertolongan segera ketika melihat kedua korban mengapung tak sadarkan diri.

“Saya sudah punya firasat, ‘ah ini tidak bakalan sadar’, sudah mengapung dua-duanya. Saya sudah teriak-teriak ‘ayo tolong, tolong, diangkut secepatnya’, tetapi tidak ada respons cepat,” sesalnya.

Menurut Musyafa, pengelola baru bergerak setelah beberapa menit, dengan dua orang yang mengenakan pelampung turun ke laut. Namun, upaya tersebut dinilai terlambat.

Berdasarkan latar belakangnya sebagai relawan kemanusiaan, Musyafa bersama rekannya segera mengoordinasikan akses ambulans untuk mengevakuasi korban ke RSUD Palabuhanratu.

“Alhamdulillah proses evakuasi dan ambulans segera tersedia. Kami kebetulan dari relawan kemanusiaan,” pungkasnya. (dtk/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#wna #Pantai Palabuhan Ratu #kecelakaan #sukabumi #WNA Meninggal #arab saudi #jetski