RADAR SURABAYA - Pencarian hari kesepuluh korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah akhirnya menemukan titik terang. Tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah yang diduga pelatih Valencia B, Fernando Martin Carreras, mengambang di perairan Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/1).
Penemuan ini menjadi perkembangan penting setelah tragedi kapal tenggelam di Taman Nasional Komodo pada 26 Desember 2025.
Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman, menjelaskan bahwa jenazah ditemukan pada pukul 08.47 WITA di koordinat 8°36'32.58"S - 119°36'32.22"E, berjarak sekitar 1,13 nautical mile dari lokasi kejadian.
“Tepat pukul 08.47 Wita pagi tadi tim SAR gabungan menemukan satu jenazah diduga korban KM Putri Sakinah,” ujarnya.
Penemuan dilakukan oleh tim RIB KPJ 2007 Ditpolair Polda NTT. Setelah ditemukan, jenazah segera dievakuasi menuju KN SAR Puntadewa dan dibawa ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo.
Dari sana, jenazah diteruskan ke RSUD Komodo untuk proses identifikasi oleh tim forensik DVI Polres Manggarai Barat. “Jenazah sudah diantar ke RS Komodo untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Fathur.
Tragedi tenggelamnya KM Putri Sakinah terjadi di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, pada Jumat (26/12).
Kapal wisata tersebut membawa sejumlah penumpang, termasuk pelatih Valencia B, Fernando Martin Carreras.
Hingga kini, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap dua korban lain yang belum ditemukan.
“Kami masih melanjutkan pencarian dua korban lain yang belum ditemukan. Operasi SAR akan terus berjalan sampai semua korban berhasil dievakuasi,” tegas Fathur. (kmp/nur)
Editor : Nurista Purnamasari