Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Waspada! PUBG hingga Roblox Jadi Lahan Baru Ekstremis Merekrut Anak Muda

Nurista Purnamasari • Sabtu, 22 November 2025 | 18:19 WIB

 

Ilustrasi anak bermain game.
Ilustrasi anak bermain game.

RADAR SURABAYA - Platform gim online populer seperti PUBG, Battlegrounds, hingga Roblox yang menjadi taman bermain digital jutaan anak muda di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, kini menghadapi ancaman serius.

Pengamat internasional dan aparat keamanan menegaskan bahwa ruang permainan daring telah dimanfaatkan kelompok ekstremis sebagai saluran radikalisasi baru, menggantikan taktik perekrutan di media sosial.

Kelompok ekstremis menyusup ke ruang gim daring dengan menggunakan profil palsu, berinteraksi langsung dengan pemain, dan menyelipkan narasi kekerasan secara kasual.

Menurut analis senior Solaris Strategies Singapura, Dr. Mustafa Iz-zuddin, kelompok ekstremis memanfaatkan gim daring untuk memberikan pengaruh.

“Platform permainan populer memiliki kapasitas untuk menormalkan kekerasan dalam kehidupan nyata melalui simulasi pelatihan virtual. Kelompok ekstremis telah secara aktif memanfaatkannya untuk memperkuat pengaruh dan meningkatkan perekrutan,” tuturnya.

Polri juga menyoroti pola baru perekrutan anak-anak dan pelajar melalui gim online. Karopenmas Polri Brigjen (Pol) Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, kelompok ekstremis biasanya memanfaatkan ruang digital untuk mencuci otak dan merekrut anggota anak muda.

“Modus rekrutmen anak dan pelajar dengan memanfaatkan ruang digital, termasuk media sosial, gim online, aplikasi perpesanan instan, dan situs tertutup. Faktor psikologis seperti kurang perhatian orangtua atau keluarga broken home membuat anak rentan terpapar,” jelasnya.

Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi (CISSRec), Pratama Persadha, menilai fenomena ini sebagai ancaman yang berevolusi.

“Ruang permainan daring yang awalnya dibangun sebagai sarana hiburan kini berubah menjadi ruang sosial baru yang memungkinkan interaksi anonim, intens, dan tanpa batas. Gim online bukan lagi sekadar platform bermain, tetapi medium komunikasi yang sulit dipantau aparat,” ujarnya.

Sasaran kelompok tersebut biasanya adalah anak-anak yang kurang perhatian orangtua, keluarga broken home, dan kesepian.

 

Bahkan, beberapa kasus menunjukkan radikalisasi anak muda di Asia Tenggara terkait gim daring.
Fenomena radikalisasi melalui gim online menjadi ancaman nyata bagi anak muda di Asia Tenggara.

Pengawasan ketat serta edukasi digital bagi keluarga sangat dibutuhkan. Tanpa langkah preventif, ruang hiburan daring berpotensi berubah menjadi saluran perekrutan ekstremis yang membahayakan generasi muda dan keamanan nasional. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#game online #pubg #radikalisasi #ekstremis #gim daring #Roblox