Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

617 Atlet Berlaga di Kejurnas Hapkido VIII 2025 di Surabaya, Siap Menuju PON 2028

Andy Satria • Jumat, 24 Oktober 2025 | 23:54 WIB
Ketua Pengprov Hapkido Jawa Timur, Ivan Risvianto (tengah), bersama Ketua Pelaksana Kejurnas Hapkido VIII, Yoppie Wirawan Adibrata (kanan), dan Pendiri Hapkido Indonesia, Yoyok Suryadi.
Ketua Pengprov Hapkido Jawa Timur, Ivan Risvianto (tengah), bersama Ketua Pelaksana Kejurnas Hapkido VIII, Yoppie Wirawan Adibrata (kanan), dan Pendiri Hapkido Indonesia, Yoyok Suryadi.

RADAR SURABAYA– Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hapkido Indonesia VIII 2025 akan digelar di GOR CLS Surabaya pada 25–26 Oktober 2025.

Sebanyak 617 atlet dari 37 provinsi di Indonesia siap bertanding dalam ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Hapkido Indonesia dan Pengurus Daerah Hapkido Jawa Timur.

Kejuaraan ini menjadi panggung pembinaan atlet bela diri hapkido menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kategori dan Nomor Pertandingan Kejurnas Hapkido VIII

Kejurnas Hapkido 2025 terbagi menjadi dua kelompok usia, yaitu junior dan senior. Empat nomor utama yang dipertandingkan meliputi:

-Daeryun: Pertandingan tarung antar-atlet.
-Hyung: Demonstrasi teknik gerakan hapkido.
-Hoshinhul: Teknik pertahanan diri.
-Nakbub: Teknik lompatan dan akrobatik.

Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga seleksi untuk menemukan atlet potensial yang akan mewakili Indonesia di berbagai kejuaraan, termasuk PON 2028.

Jawa Timur Tuan Rumah Kejurnas Hapkido 2025

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Hapkido Jawa Timur, Ivan Risvianto, menyampaikan rasa syukur atas terpilihnya Surabaya sebagai tuan rumah Kejurnas Hapkido VIII.

“Kejurnas ini merupakan hasil proses panjang. Kami bersyukur Surabaya menjadi tuan rumah untuk memajukan hapkido di Indonesia.

Ajang ini juga mempersiapkan atlet untuk PON NTB 2028,” ujar Ivan dalam konferensi pers di Hotel Ibis Surabaya, Jumat (24/10/2025).

Jawa Timur mengirimkan 17 atlet inti yang telah melalui seleksi ketat dari Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan pencarian bakat di berbagai daerah. Saat ini, Hapkido Jawa Timur memiliki 19 pengurus cabang (pengcab) yang tersebar, meskipun belum semuanya diresmikan.

Mengapa Surabaya Jadi Pilihan?

Ketua Pelaksana Kejurnas Hapkido VIII, Yoppie Wirawan Adibrata, menjelaskan bahwa Surabaya dipilih sejak setahun lalu karena lokasinya yang strategis dan fasilitas yang memadai.

“Surabaya menawarkan akses mudah bagi peserta dari seluruh Indonesia dan fasilitas olahraga yang mendukung kelancaran acara,” ungkap Yoppie.

Selain kompetisi, kejuaraan ini menjadi bagian dari program pembinaan atlet berjenjang, mulai dari tingkat lokal hingga internasional, untuk menemukan talenta yang dapat bersaing di kancah global.

Hapkido: Bela Diri Korea yang Berkembang di Indonesia

Hapkido, cabang olahraga bela diri asal Korea, semakin populer di Indonesia dalam satu dekade terakhir. Pada PON 2024 di Aceh, kontingen Jawa Timur berhasil meraih satu medali perak.

Kejurnas Hapkido VIII 2025 juga menghadirkan wasit bersertifikat nasional dan perwakilan internasional untuk menjamin profesionalitas dan objektivitas pertandingan.

Menuju Prestasi Internasional

Kejurnas Hapkido VIII 2025 di Surabaya menjadi tonggak penting dalam pembinaan atlet bela diri Indonesia.

Dengan 617 atlet dari 37 provinsi, ajang ini diharapkan melahirkan bintang-bintang baru yang siap mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, termasuk PON 2028 di NTB. (sam)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Hapkido Indonesia VIII 2025 #hapkido #kejuaraan nasional #kejurnas