Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

DPRD Jatim Turun Tangan! Ini Solusi Konflik Dispora Vs KONI yang Memanas

Mus Purmadani • Kamis, 12 Juni 2025 | 12:17 WIB
Anggota Komisi E DPRD Jatim Kodrat Sunyoto.
Anggota Komisi E DPRD Jatim Kodrat Sunyoto.

RADAR SURABAYA - Niat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur untuk mengambil alih peran dan fungsi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim dalam pembinaan olahraga prestasi menjadi sorotan publik.

Anggota Komisi E DPRD Jatim, Kodrat Sunyoto, menyatakan keprihatinannya atas polemik ini.

Menurut Kodrat, Dispora dan KONI Jatim seharusnya bersinergi, bukan bersaing, karena memiliki tujuan yang sama: memajukan prestasi olahraga di Jawa Timur.

Dispora vs KONI: Konflik atau Kolaborasi?

Kodrat Sunyoto, politikus Partai Golkar, menegaskan bahwa polemik ini seharusnya tidak terjadi.

"Dispora dan KONI sama-sama ingin prestasi olahraga di Jatim berkembang, bahkan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Tidak perlu ada konflik," ujarnya.

Namun, langkah Dispora Jatim mengambil alih peran KONI dinilai terlalu prematur, terutama karena Permenpora No. 14 Tahun 2024 masih menuai pro-kontra.

Bahkan, KONI Sumut, KONI Riau, dan KONI Bangka Belitung telah mengajukan gugatan terhadap Permenpora yang juga melanggar olymlic Charter ini.

Rencana Hearing Komisi E DPRD Jatim

Untuk mencari solusi, Kodrat berencana mengusulkan forum dengar pendapat (hearing) yang melibatkan Dispora Jatim dan KONI Jatim.

"Kami akan panggil kedua belah pihak untuk hearing agar ada kejelasan. Polemik ini harus diselesaikan dengan baik dan tidak berlarut-larut," tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Permenpora No. 14/2024 tidak boleh menjadi dasar mutlak pengambilalihan peran KONI, karena bertentangan dengan UU No. 11/2022 tentang Keolahragaan dan PP No. 46/2024.

Dampak pada Pembinaan Atlet Porprov 2025

Langkah Dispora Jatim dinilai berpotensi melemahkan semangat KONI kabupaten/kota yang sedang gencar membina atlet jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX 2025 di Malang Raya.

"Jika Dispora Jatim mengambil alih peran KONI, ini bisa jadi preseden buruk bagi Dispora kabupaten/kota. Akibatnya, pembinaan atlet bisa terganggu," tambah Kodrat.

Kodrat menegaskan bahwa kebijakan ini harus dikaji ulang agar tidak menimbulkan dampak kontraproduktif bagi dunia olahraga di Jatim.

"Jangan sampai niat baik justru merugikan atlet dan prestasi olahraga Jatim,"pungkasnya.(mus)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#kodrat sunyoto #komisi e dprd jatim #Partai Golkar #KONI Jatim #dispora jatim #Komite Olahraga Nasional Indonesia