Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

IDI Sebut Tracing Lingkungan dan Pasien Terpapar Penting untuk Antisipasi Kasus Cacar Monyet

Rahmat Sudrajat • Senin, 23 Oktober 2023 | 17:47 WIB
KONFIRMASI: Ketua Umum PB IDI dr. Moh Adib Khumaidi. (IST/JAWA POS)
KONFIRMASI: Ketua Umum PB IDI dr. Moh Adib Khumaidi. (IST/JAWA POS)

SURABAYA - Kasus cacar monyet atau monkeypox saat ini melanda Indonesia.

Sudah ada beberapa kasus terkonfirmasi positif yang ditemukan di Jakarta.

Oleh karena itu untuk mengantisipasi penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox itu perlu adanya penguatan surveilans epidemiologi (analisis secara sistematis).

Dengan berkaca pada kasus Covid-19 yang lalu.

Tanda dan gejala penyakit cacar monyet umumnya muncul dalam waktu tujuh hari.

Tetapi juga dapat muncul mulai satu sampai 21 hari setelah terpapar.

Gejala berlangsung selama dua hingga empat minggu.

Namun juga bisa berlangsung lebih lama pada seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr. Moh Adib Khumaidi mengatakan jika benar terjadi monkeypox maka perlu dilakukan tracing pada pasien.

Tracing juga dilakukan di lingkungan pasien yang dinyatakan positif monkeypox.

"Harus dikuatkan pada surveilans epidemiologi di daerah. Penyebar awalnya dari mana itu harus di-tracing. Pembelajaran dari Covid-19," kata dr Adib, Minggu (22/10).

Virus monkeypox itu dapat menular ketika seseorang bersentuhan dengan virus dari hewan yang terinfeksi, orang yang terinfeksi, atau bahan yang terkontaminasi virus.

Lebih lanjut ia menjelaskan dari hasil tracing nantinya dapat diketahui apakah pasien dapat diisolasi atau hanya diberikan obat jalan saja.

Ketika ada yang terpapar sebaiknya menghindari langsung kontak fisik dengan yang terpapar virus monkeypox.

"Karena pada prinsipnya cacar monyet itu selesai dengan adanya imunisasi cacar," terangnya.

Tahun 2022 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan penyakit cacar monyet sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau darurat kesehatan masyarakat. (rmt/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#monkeypox #ketua umum pb idi #cacar monyet #adib khumaidi