Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Alasan Ilmiah Laba-Laba di Australia Bisa Berukuran Raksasa

M Firman Syah • Kamis, 9 Juli 2026 | 13:15 WIB
Mengapa Laba-Laba di Australia Berukuran Raksasa? Simak Penjelasan Ilmiahnya. Foto: Pinterest.
Mengapa Laba-Laba di Australia Berukuran Raksasa? Simak Penjelasan Ilmiahnya. Foto: Pinterest.

Radar Surabaya – Video yang menampilkan laba-laba berukuran besar di Australia kerap viral di media sosial. Pemandangan laba-laba yang merayap di dinding rumah atau bersembunyi di sudut ruangan sering memicu rasa takut, bahkan membuat sebagian orang mengurungkan niat berkunjung ke Negeri Kanguru.

Di balik kesan menyeramkan tersebut, para ilmuwan menjelaskan bahwa ukuran laba-laba di Australia dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang mendukung pertumbuhannya. Iklim yang relatif hangat sepanjang tahun memungkinkan banyak spesies memiliki masa pertumbuhan lebih panjang dibandingkan di wilayah dengan musim dingin ekstrem.

Pada daerah beriklim dingin, banyak serangga dan arakhnida mengalami keterbatasan makanan atau mati akibat suhu rendah. Sebaliknya, lingkungan di Australia menyediakan sumber makanan yang melimpah serta habitat yang mendukung perkembangan berbagai spesies laba-laba hingga mencapai ukuran yang lebih besar.

Selain faktor iklim, ketersediaan makanan dan tempat berlindung juga berperan penting. Semakin baik kondisi habitat, semakin besar peluang laba-laba untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

Australia memang dikenal memiliki keanekaragaman arakhnida yang tinggi. Salah satu spesies yang paling sering muncul dalam video viral adalah Huntsman spider, yang memiliki bentang kaki hingga sekitar 20 sentimeter. Meski berukuran besar dan tampak mengintimidasi, sebagian besar spesies ini tidak agresif terhadap manusia dan umumnya hanya menggigit jika merasa terancam.

Selain itu, Australia juga menjadi habitat Trapdoor spider yang dikenal mampu hidup hingga puluhan tahun. Ada pula Sydney funnel-web spider yang terkenal karena taring besar dan racunnya yang kuat, sehingga perlu diwaspadai apabila ditemukan di habitat alaminya.

Belum lama ini, penemuan spesimen funnel-web berukuran luar biasa yang dijuluki Megaspider juga sempat menarik perhatian publik. Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa spesimen berukuran sangat besar seperti itu tergolong langka.

Keberadaan laba-laba raksasa di Australia menjadi bukti bagaimana faktor iklim, habitat, dan ketersediaan makanan dapat memengaruhi ukuran satwa. Meski tampilannya sering menimbulkan rasa takut, tidak semua laba-laba berukuran besar berbahaya bagi manusia. (nor/fir)

Editor : M Firman Syah
#laba-laba #huntsman spider #funnel web #satwa liar #australia