Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dalam 24 Jam Serangan Rudal dan Drone Rusia ke Ukraina Tewaskan 14 Warga

Nurista Purnamasari • Kamis, 16 April 2026 | 16:12 WIB
Apartemen di Kyiv yang rusak akibat serangan rudal Rusia. (AP)
Apartemen di Kyiv yang rusak akibat serangan rudal Rusia. (AP)

RADAR SURABAYA - Konflik Rusia-Ukraina kembali memanas setelah rentetan serangan rudal dan drone menghantam sejumlah kota di Ukraina dalam 24 jam terakhir. 

Sedikitnya 14 orang tewas, termasuk anak-anak, dalam serangan yang disebut sebagai salah satu yang paling intens sejak awal tahun 2026.

Menurut laporan Angkatan Udara Ukraina, Rusia meluncurkan 703 drone dan rudal ke berbagai wilayah, dengan rincian 659 drone dan 44 rudal dalam satu malam.

Baca Juga: Ukraina Kerahkan Pasukan Khusus ke Pokrovsk, Hadapi Gempuran

Dari jumlah tersebut, 636 drone dan 31 rudal berhasil ditembak jatuh oleh unit pertahanan udara Kyiv.

“Serangan ini menunjukkan eskalasi signifikan setelah berakhirnya gencatan senjata Paskah Ortodoks,” ujar juru bicara Angkatan Udara Ukraina, dikutip dari AFP, Kamis (16/4).

Serangan besar-besaran ini terjadi hanya beberapa jam setelah masa gencatan senjata 32 jam berakhir, yang sebelumnya diwarnai tuduhan pelanggaran dari kedua pihak.

Baca Juga: Mahasiswa Asing di Unpad Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Oknum Guru Besar

Di Odesa, Wali Kota Sergiy Lysak melaporkan tujuh korban tewas akibat serangan rudal yang menghantam kawasan pelabuhan. 

Sementara di Kyiv, Wali Kota Vitali Klitschko menyebut empat orang tewas, termasuk seorang anak berusia 12 tahun.

“Sebuah drone benar-benar menghantam blok apartemen 18 lantai di distrik Podilsky. Tim penyelamat berhasil mengevakuasi seorang anak dari reruntuhan,” kata Klitschko.

Baca Juga: Kades di Lumajang Jadi Korban Pengeroyokan Bersajam, Videonya Viral

Ledakan di ibu kota juga memicu kebakaran di sejumlah gedung dan kendaraan. Layanan Darurat Negara Ukraina melaporkan sedikitnya 45 orang luka-luka, termasuk petugas medis yang tengah bertugas.
Situasi di Rusia

Di sisi lain, Gubernur Krasnodar Krai, Veniamin Kondratyev, melaporkan dua anak tewas akibat serangan drone Ukraina di wilayah Tuapse. 

“Serangan drone teroris terhadap bangunan permukiman merenggut nyawa dua anak berusia 5 dan 14 tahun,” ujarnya.

Rentetan serangan lintas batas antara Rusia dan Ukraina menandai berakhirnya masa gencatan senjata dengan korban sipil yang terus bertambah. 

Baca Juga: KONI Jatim Gandeng RS Mitra Keluarga Kenjeran, Jaminan Kesehatan Atlet Kini Lebih Maksimal

Kyiv menegaskan akan memperkuat sistem pertahanan udara, sementara Moskow menyebut serangan balasan Ukraina sebagai tindakan teror. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#serangan rusia #Rusia #drone #serangan rudal #ukraina