Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Mengulik Kisah Jalan Dr Soetomo (8) Gedung Sekolah Jadi Saksi Bisu Perjuangan di Kawasan Elit

Fajar Yuliyanto • Selasa, 1 Agustus 2023 | 00:01 WIB
BERSEJARAH: Broederschool yang sempat menjadi markas polisi di era perjuangan kemerdekaan. (ISTIMEWA)
BERSEJARAH: Broederschool yang sempat menjadi markas polisi di era perjuangan kemerdekaan. (ISTIMEWA)

SURABAYA - Perumahan Belanda di Darmo Boulevard dan Coen Boulevard ini memang dilengkapi dengan sarana pendidikan, yakni berupa gedung Broederschool yang terletak di Coen Boulevard Nomor 7. Gedung Broederschool ini dibangun oleh biro arsitek Hulswit, Fermont dan Ed. Cuypers dari Weltevreden Batavia.

Pegiat Sejarah Surabaya, Nur Setiawan menjelaskan, gedung ini mulai digunakan pada tahun 1923 sebagai Lagere School (SD) St. Louis. Kemudian berubah menjadi Meer Uitgebreid Lager Onderwijs atau MULO (SMP).

Lalu pada tahun 1942, Jepang datang menjajah Hindia Belanda, sehingga banyak orang Belanda dibunuh atau diinternir (dipenjara) oleh tentara Jepang. "Pada tahun 1943, Broederschool digunakan untuk markas Polisi Istimewa yang dipimpin oleh Muhammad Yasin," jelas Nur Setiawan kepada Radar Surabaya.

Setiap hari pasukan Polisi Istimewa ini mengadakan latihan baris-berbaris di halaman sekolah. Gedung St. Louis ini menjadi saksi bisu para pelaku sejarah kemerdekaan Indonesia di Surabaya dan menjadi cikal bakal brigade mobil (satuan kepolisian Brimob).

Di bagian depan St. Louis, juga pernah terjadi peristiwa pengibaran bendera merah putih awal pasca kemerdekaan di Surabaya pada hari Minggu 19 Agustus 1945.

Setelah beberapa tahun gedung St. Louis dipinjam untuk markas dan asrama Polisi Istimewa, pemerintah Indonesia mengembalikan gedung sekolah ke Bruder CSA sehingga dapat digunakan kembali sebagai sekolah.

Sesudah orang Belanda pergi kembali ke negeri Belanda, maka dibukalah SMA berbahasa Indonesia. Pada tanggal 1 Agustus 1951 dimulai dan dibuka satu kelas SMA di salah satu ruang kelas dekat dengan asrama Bruder (sekarang Soeverdi).

"Setiap tahun kelas terus bertambah sampai seluruh gedung terpakai semua untuk pendidikan SMA. Inilah awal dari SMA Katolik St. Louis yang merupakan transformasi dari Broederschool," tambahnya. (jar/nur)

Editor : Jay Wijayanto
#Jalan dr Soetomo #sejarah Surabaya #sejarah kemerdekaan indonesia