Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Monumen Bambu Runcing Simbol Perjuangan Arek Suroboyo Diresmikan 25 Mei 1981

Lambertus Hurek • Rabu, 27 Oktober 2021 | 04:24 WIB
Monumen Bambu Runcing yang ada dj Jalan Panglima Sudirman itu sudah ada sejak tahun 1981.  (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
Monumen Bambu Runcing yang ada dj Jalan Panglima Sudirman itu sudah ada sejak tahun 1981. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
SURABAYA - Siapa yang tak mengenal dan tahu keberadaan monumen Bambu Runcing?. Monumen yang terletak di Jalan Panglima Sudirman itu sudah ada sejak tahun 1981.  Monumen itu diresmikan langsung oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat 1 Jawa Timur, H. Prijosoedarmo pada 25 Mei 1981.

Keberadaan monumen Bambu Runcing yang sebagai tetenger Kota Surabaya kini tampil cantik.  Ikon kota tersebut yang melambangkan senjata arek-arek Suroboyo dalam merebut kemerdekaan saat melawan sekutu terlihat cantik dengan warna emas apalagi ditambah lampu hias, bendera merah putih yang hidup saat malam hari dan efek berkabut yang keluar dari rongga kecil terlihat menambah manis suasana Kota Surabaya.

Monumen ini terdiri dari lima pilar bambu yang memiliki tinggi berbeda yang sayangnya tidak ada ukuran yang tepat pada tiap pilar bambu.

Kasi Dekorasi Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Anita Nenci Lia mengatakan, penambahan efek berkabut tersebut menjadi hal yang baru, karena sebelumnya monumen yang terdiri dari lima pilar tidak dihiasi dengan efek berkabut.

"Tampilan tersebut buang membuat beda saat ini, meski juga ada kolam air mancur yang juga menyala menambah lebih cantik monumen," katanya.

Bahkan dalam perawatannya monumen bambu runcing pernah dicat menggunakan cat khusus. Cat tersebut di datangkan dari negeri gajah putih Thailand. Konon kerap digunakan untuk mengecat patung Budha karena tampilannya yang mengkilap. "Jadi ada teknik khusus dalam mengecat monumen," imbuhnya.

Nenci menjelaskan bahwa perawatan tersebut tiap tahun dilakukan sebagai bagian merawat taman kota. "Kami setiap tahun merawatnya, jadi agar lebih indah dan bisa digunakan swafoto, meskipun dari jarak jauh," jelasnya. (rmt/nur) Editor : Lambertus Hurek
#modifikasi monumen bambu runcing #simbol perjuangan arek suroboyo bambu runcing #gubernur prijosoedarmo resmikan bambu runcing #monumen bambu runcing