DPRD Jatim Dorong Pelestarian Situs Sendang Kamulan Trenggalek Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Mus Purmadani • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 21:06 WIB
MENDUKUNG: Anggota DPRD Jatim meminta Pemprov Jatim mengembangkan situs Sendang Kemulan di Trenggalek jadi tempat wisata dan bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat. (IST/RADAR SURABAYA)
MENDUKUNG: Anggota DPRD Jatim meminta Pemprov Jatim mengembangkan situs Sendang Kemulan di Trenggalek jadi tempat wisata dan bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat. (IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Anggota DPRD Jawa Timur (Jatim), Suli Da’im mendorong pelestarian dan pengembangan Situs Sendang Kamulan di Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, agar tidak hanya menjadi warisan sejarah, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Suli Da’im saat melaksanakan Reses III Masa Sidang Tahun 2025–2026 di Desa Kamulan, Senin (27/7). Dalam dialog bersama masyarakat dan Pemerintah Desa Kamulan, aspirasi terkait pelestarian Situs Sendang Kamulan menjadi salah satu perhatian utama.

Kepala Desa Kamulan Masruri mengatakan, pemerintah desa bersama masyarakat selama ini telah bergotong royong membersihkan kawasan Sendang Kamulan. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warisan sejarah sekaligus menghidupkan kembali sumber mata air yang memiliki peran penting bagi kehidupan warga.

Baca Juga: Unesa Lepas 16.000 Mahasiswa ke Masyarakat, Wamendikti: Kampus Harus Keluar dari Menara Gading

Masyarakat berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dapat memberikan dukungan melalui APBD, antara lain untuk pengadaan pompa air serta penataan kawasan situs. Dengan begitu, keberadaan Sendang Kamulan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk kepentingan masyarakat.

Menanggapi aspirasi tersebut, Suli Da’im mengapresiasi semangat gotong royong warga dan pemerintah desa dalam menjaga warisan budaya sekaligus kelestarian lingkungan.

“Saya memberikan dukungan penuh terhadap upaya masyarakat dan Pemerintah Desa Kamulan dalam melestarikan Situs Sendang Kamulan. Situs sejarah tidak boleh hanya dipandang sebagai peninggalan masa lalu, tetapi harus menjadi aset pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelestarian budaya, konservasi sumber daya air, dan pengembangan wisata berbasis sejarah,” ujarnya.

Baca Juga: Menteri LH Lirik Inovasi ITS untuk MBG, Teknologi Pengolah Limbah Makanan Jadi Sorotan

Menurut Suli, berbagai temuan arkeologis di kawasan Sendang Kamulan menunjukkan bahwa Trenggalek memiliki kekayaan sejarah yang penting untuk dijaga bersama. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kabupaten, Pemprov Jatim akademisi, hingga Balai Pelestarian Kebudayaan.

Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pengelolaan Situs Sendang Kamulan dapat dilakukan secara profesional, terarah, dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan reses tersebut, Suli Da’im juga menerima aspirasi terkait pengadaan pompa air untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber mata air di kawasan Sendang Kamulan. Aspirasi tersebut akan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku dan disesuaikan dengan kewenangan serta kemampuan anggaran Pemprov Jatim.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Minta Insinyur Jadi Motor Pembangunan, Ketahanan Pangan hingga Indonesia Emas 2045

“Apabila sumber air di kawasan ini dapat dimanfaatkan kembali secara optimal, manfaatnya bukan hanya bagi pelestarian situs sejarah, tetapi juga mendukung kebutuhan masyarakat, pertanian, dan membuka peluang pengembangan wisata edukasi sejarah yang berdampak pada peningkatan ekonomi warga,” jelasnya. 

Sebagai anggota Komisi E DPRD Jatim, Suli Da’im menegaskan bahwa pelestarian cagar budaya merupakan bagian dari investasi peradaban. Pembangunan, kata dia, tidak boleh hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus menjaga identitas sejarah dan budaya sebagai modal sosial bagi generasi mendatang.

Ia berharap aspirasi masyarakat Desa Kamulan terkait pelestarian dan pengembangan Situs Sendang Kamulan, termasuk kebutuhan pompa air, dapat menjadi bagian dari perjuangan politik anggaran di DPRD Jatim.

Baca Juga: Wali Kota Eri Siapkan Panggung Permanen Seni Tradisi untuk Regenerasi Reog dan Jaranan di Surabaya

Dengan dukungan dan kolaborasi lintas pihak, Sendang Kamulan diharapkan dapat berkembang menjadi kawasan bersejarah yang tetap lestari sekaligus produktif, sehingga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Desa Kamulan dan Kabupaten Trenggalek. (mus/gun)

Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar surabaya
sendang kamulan trenggalek wisata jatim dprd