Dindik Jatim Optimistis Kontingen Jatim Tampil Maksimal di LKS Dikmen Nasional 2026

Mus Purmadani • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 16:50 WIB
OPTIMISTIS: Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai meninjau langsung kesiapan kontingen Jawa Timur yang akan berlaga pada LKS Dikmen Tingkat Nasional 2026.
OPTIMISTIS: Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai meninjau langsung kesiapan kontingen Jawa Timur yang akan berlaga pada LKS Dikmen Tingkat Nasional 2026.

RADAR SURABAYA - Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur mematangkan persiapan kontingen yang akan berlaga pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Nasional 2026. Ajang bergengsi bagi siswa SMK tersebut akan berlangsung pada 29 Juli hingga 1 Agustus 2026 dengan sistem hybrid, yakni daring dan luring.

Jawa Timur mengirimkan 45 siswa dari 29 SMK negeri dan swasta untuk mengikuti 38 bidang kompetensi. Sebanyak 19 bidang akan diperlombakan secara daring, sedangkan 19 bidang lainnya digelar secara luring yang terdiri atas 18 cabang lomba dan satu cabang eksibisi Artificial Intelligence (AI).

Baca Juga: Dindik Jatim Deklarasikan Sekolah Zero Rokok dan Vape

Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai mengatakan, seluruh persiapan kontingen terus dimatangkan. Ia bahkan telah meninjau langsung simulasi pelaksanaan lomba daring di SMKN 1 Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

"Kemarin saya meninjau seluruh persiapan LKS Dikmen, khususnya pelaksanaan daring di SMKN 1 Buduran. Sekaligus melihat simulasi yang dilakukan peserta. Secara umum semuanya sudah siap," ujar Aries, Rabu (22/7).

Baca Juga: Dindik Jatim Tanamkan Integritas dan Kejujuran Lewat Edukasi Antikorupsi di MPLS

Untuk pelaksanaan lomba daring, Dindik Jatim memusatkan kegiatan di tiga sekolah, yakni SMKN 1 Buduran, SMKN 2 Buduran, dan SMKN 3 Buduran. Ketiga sekolah tersebut menjadi pusat pelaksanaan sekaligus koordinasi peserta yang mengikuti kompetisi secara daring.

Sementara itu, lomba luring akan digelar di sejumlah lokasi di Jakarta, Depok, dan Banten, di antaranya PPSDM Kemendikdasmen Depok, BPMP DKI Jakarta, BGTK Banten, United Tractors, serta SMKN 4, SMKN 26, dan SMKN 57 Jakarta.

Baca Juga: Dindik Jatim MPLS SMA/SMK Bebas Perpeloncoan dan Perundungan

Dari total 45 peserta, sebanyak 21 siswa akan mengikuti kompetisi secara daring. Sedangkan 24 peserta lainnya bertanding secara luring, termasuk tiga siswa dari SMK Telkom Sidoarjo yang akan mengikuti eksibisi Artificial Intelligence (AI) di SMKN 4 Jakarta Utara pada 29 Juli mendatang.

Aries menjelaskan, persiapan dilakukan secara bertahap, salah satunya melalui simulasi lomba daring pada 20–21 Juli 2026. Simulasi tersebut bertujuan menguji kesiapan peserta, perangkat, jaringan internet, hingga mekanisme perlombaan.

Baca Juga: Dindik Jatim Ingatkan Pentingnya Simulasi SPMB 2026 sebelum Pendaftaran

Sementara untuk peserta luring, pengiriman alat dan bahan lomba ke Jakarta dan Depok mulai dilakukan sejak 22 Juli agar seluruh kebutuhan sudah tersedia sebelum orientasi dan pertandingan dimulai.

Tahapan berikutnya adalah Training Center (TC) sekaligus pelepasan resmi kontingen Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli 2026 di Hotel Leedon Surabaya. Dalam kegiatan tersebut, peserta akan mengikuti pengecekan administrasi, pembagian atribut, pengarahan teknis, hingga pembekalan mental sebelum bertanding di tingkat nasional.

Aries mengaku belum memasang target perolehan medali emas karena format kompetisi tahun ini berbeda dengan sebelumnya.

"Belum bisa menargetkan emas karena format lomba berubah menjadi daring dan luring. Yang kami harapkan adalah meraih prestasi sebanyak-banyaknya dengan persiapan matang yang sudah kami lakukan," katanya.

Menurutnya, perubahan sistem perlombaan membuat Dindik Jatim lebih fokus mempersiapkan peserta agar mampu menampilkan kemampuan terbaik daripada membebani mereka dengan target tertentu.

Selain meningkatkan kompetensi peserta, Dindik Jatim juga memastikan seluruh kebutuhan kontingen telah dipersiapkan secara menyeluruh, mulai dari administrasi, keamanan alat dan bahan lomba, transportasi, akomodasi, kesehatan, hingga kesiapan mental.

Kontingen yang mengikuti lomba luring dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada 24 Juli malam. Sedangkan peserta lomba daring akan berkumpul di kompleks SMKN Buduran pada 26 Juli untuk mengikuti technical meeting sebelum kompetisi dimulai.

"Dengan persiapan yang matang dan pendampingan maksimal, kami berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan sehat, percaya diri, disiplin, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat nasional," pungkas Aries. (mus/vga)

 

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar surabaya
dindik sekolah jatim lksa kontingen