Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Polda Jatim Dorong Pemanfaatan AI untuk Keamanan Publik, Ingatkan Ancaman Kejahatan Digital

M. Mahrus • Kamis, 25 Juni 2026 | 18:58 WIB
POSITIF: Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mendukung pemanfaatan AI untuk keamanan publik. Polda Jatim menggelar KREAFEST dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80. (IST/RADAR SURABAYA)
POSITIF: Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mendukung pemanfaatan AI untuk keamanan publik. Polda Jatim menggelar KREAFEST dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80. (IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Polda Jawa Timur (Jatim) mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung keamanan publik melalui ajang KREAFEST 2026 yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan, perkembangan teknologi digital merupakan sebuah keniscayaan yang harus dihadapi dengan bijak. Menurutnya, kemajuan teknologi telah membawa kemajuan besar dalam kehidupan masyarakat.

Mulai dari perkembangan perangkat komunikasi hingga lahirnya teknologi kecerdasan buatan. "Teknologi bisa membawa dampak positif maupun negatif karena itu pemanfaatanya harus diarahkan pada hal-hal yang baik yang mampu memberikan edukasi, inspirasi dan manfaat bagi masyarakat," ujarnya saat pengumunan pemenang lomba video berbasis AI di gedung Bidhumas Polda Jatim, Kamis (25/6).

Baca Juga: Pemadaman Listrik Bergilir, Begini Klarifikasi Dinas ESDM Jatim

Nanang menilai generasi muda memiliki kemampuan luar biasa dalam menguasai teknologi digital. Oleh sebab itu diperlukan ruang-ruang kreatif yang mampu menyalurkan potensi tersebut ke arah yang positif dan produktif.

Menurut dia, lomba video berbasis AI yang digelar Polda Jatim menjadi bentuk upaya memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkreasi dan berkontribusi menciptakan ekosistem digital yang sehat.

"Kami menangkap peluang bahwa dunia Artificial Intelligence menjadi sesuatu yang sangat menarik bagi berbagai kalangan. Karena itu, kami memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk menunjukkan kreativitasnya melalui karya-karya positif," ungkapnya.

Baca Juga: Pemadaman Listrik Bergilir Berisiko Rusak Perangkat Elektronik

Jenderal bintang dua itu mengingatkan bahwa transformasi digital yang berlangsung saat ini turut menghadirkan berbagai tantangan di ruang siber. Ancaman kejahatan digital, provokasi, penyebaran hoaks, hingga konten negatif menjadi persoalan yang harus dihadapi bersama.

"Melalui karya kreatif yang mengedukasi dan menginspirasi, kita bisa menangkal hoaks, mencegah penyebaran konten negatif, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa," tegasnya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast selaku ketua panitia KREAFEST 2026 menjelaskan, kompetisi tersebut diikuti 293 peserta dari berbagai kalangan.

Baca Juga: Penghargaan Khusus Forkopimda di Ajang Radar Surabaya Award 2026

"Total 286 karya yang dikirimkan kepada panitia. Terdiri dari 109 peserta kategori pelajar dan mahasiswa, 177 peserta kategori umum," ucapnya.

Abast menambahkan, tema AI for Public Safety dipilih sebagai bentuk dorongan agar pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dapat memberikan kontribusi nyata bagi keamanan publik. 

"Kegiatan ini murni merupakan upaya bersama untuk membangun sinergi dengan seluruh elemen bangsa dalam mengedukasi masyarakat sekaligus mendorong terciptanya keamanan dan ketertiban di ruang digital," tandasnya. (rus/gun)

 

Editor : Guntur Irianto
#kreafest #lomba ai #Polda Jatim #hut bhayangkara #hari bhayangkara