RADAR SURABAYA – Seluruh anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar di Jawa Timur (Jatim), baik tingkat provinsi maupun kabupaten atau kota, mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) yang digelar DPD Partai Golkar Jatim, di Surabaya, Senin (4/5) malam. Kegiatan ini menjadi upaya strategis untuk membentuk legislator yang lebih adaptif dalam menghadapi perubahan zaman.
Ratusan peserta tampak hadir dalam agenda yang berlangsung selama beberapa hari ke depan tersebut. Ketua Harian DPD Golkar Jatim, Adi Wibowo, menegaskan bahwa Bimtek ini tidak sekadar rutinitas, tetapi menjadi sarana penting untuk memperkuat kapasitas dan peran anggota fraksi di tengah masyarakat yang terus berubah.
“Kami ingin menguatkan kapasitas anggota fraksi dan juga bagaimana menguatkan peran-peran anggota Fraksi Partai Golkar di tengah-tengah masyarakat,” ujar Adi di sela pembukaan kegiatan di salah satu hotel di Surabaya.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi para legislator saat ini semakin kompleks. Tidak hanya berkutat pada persoalan lokal, tetapi juga dipengaruhi oleh dinamika global yang berdampak hingga ke tingkat daerah. Karena itu, kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama bagi anggota DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.
Adi menekankan, transformasi cara berpikir dan bertindak menjadi hal mutlak agar peran fraksi tidak tergerus oleh perubahan yang begitu cepat. “Penekanannya adalah bagaimana transformasi anggota DPRD di tengah dinamika global yang juga berpengaruh pada aspek regional dan lokal,” ungkap Wali Kota Pasuruan tersebut.
Dalam Bimtek ini, sejumlah narasumber dari berbagai lembaga dihadirkan untuk memperkaya wawasan peserta. Di antaranya perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang membahas peran strategis anggota dewan, serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang mengupas tata kelola keuangan daerah.
Sekretaris DPD Partai Golkar Jatim, Blegur Prijanggono, menyebut materi yang diberikan dirancang untuk meningkatkan kinerja legislator agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Bimtek ini adalah bagian dari upaya meningkatkan kapasitas anggota DPRD agar semakin optimal dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.
Baca Juga: Timnas Indonesia Masuk Pot 4 Piala Asia 2027, Siap Hadapi Jepang hingga Iran di Fase Grup?
Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim, Pranaya Yudha Mahardika, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas merupakan keharusan di tengah kebijakan pemerintah yang terus berkembang. Legislator, kata dia, harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan, baik di tingkat nasional maupun global.
“Sehingga kita perlu bertransformasi mengikuti perkembangan kebijakan dan tekanan global maupun nasional yang harus dipahami seluruh anggota fraksi,” jelasnya. (mus/gun)
Editor : Guntur Irianto